Abstract :
Orbus Peradong merupakan grup musik yang memadukan musik dambus
dan dangdut. Orbus Peradong awalnya merupakan sebuah grup musik dambus
tradisional yang kemudian dikembangkan lagi oleh para anggotanya dengan
memadukan musik dangdut klasik ke dalam penyajiannya. Instrumen yang
digunakan pada setiap penyajiannya adalah dambus, suling samping, ketipung
(gendang dangdut), tamborin, bass, drum set, keyboard, gitar elektrik. Lagu-lagu
yang dibawakan Orbus Peradong mayoritas merupakan lagu-lagu dambus
tradisional dan juga lagu-lagu dangdut klasik. Upaya pengembangan tersebut
bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap musik hiburan di
masa sekarang.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
pendekatan etnomusikologis. Hasil dari penelitian menunjukan orbus peradong
dapat di terima oleh masyarakat Bangka Barat karena dapat memberikan warna
musik yang baru untuk kesenian musik dambus. Hal ini dapat dilihat dari
banyaknya tawaran pentas yang mereka terima baik dari dalam Kecamatan
Simpang Teritip maupun luar Kecamatan yang ada di Bangka Barat. Seperti
penampilannya dalam acara musik bulanan dewan kesenian Bangka Barat yang
dilaksanakan rutin setiap bulannya dengan menargetkan penampil dari grup-grup
musik yang ada di Bangka Barat. Melalui penampilannya dalam acara Musik
Bulanan Dewan Kesenian Bangka Barat, Orbus Peradong tidak hanya berfungsi
sebagai hiburan semata, tanpa disadari Orbus Peradong juga memiliki beberapa
fungsi yaitu sebagai presentasi estetis, pengikat solidaritas sekelompok masyarakat,
sebagai media komunikasi, sebagai perangsang produktivitas.