Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Husnul Hasanah, 1011291011
Subject
Penciptaan Tari
Datestamp
2015-11-20 05:51:05
Abstract :
Karya tari Bande Angen adalah karya tari yang mengangkat tema Gejolak
Hati Dedare Sasak, karya tari ini merupakan koreografi kelompok yang
terinspirasi dari fenomena di masyarakat suku Sasak Lombok tentang pernikahan
berbeda kalangan, dalam hal ini perbedaan antara kalangan wanita yang lebih
tinggi dari laki-laki. Pernikahan ini selalu diwarnai dengan permasalahan dari
pihak wanita yang tidak ingin melepaskan anaknya untuk menikah dengan lakilaki
dari kalangan dibawahnya. Hal inilah yang membuat gadis-gadis atau dedarededare
menjadi khawatir, takut untuk memperkenalkannya kepada orang tua,
namun di sisi lain rasa bahagia itu tetap ada karena bisa menjalin hubungan
dengan orang yang disayang.
Tipe tari yang digunakan dalam karya tari ini adalah tipe dramatik dengan
mode penyajian simbolik representasional. Karya tari ini terdiri dari tujuh orang
penari putri, dua orang penari Gendang Beleq yang langsung ditarikan oleh
pemusik, satu orang penari putri dan satu orang penari putra sebagai
penggambaran tentang inti permasalahan yang ingin ditunjukkan. Gerak yang
disajikan dalam karya tari ini adalah gerak-gerak tradisi Lombok yang kemudian
dikembangkan baik waktu, ruang, dan tenaga.
Karya tari Bande Angen menggunakan lampu khusus dengan menggunakan
lampu zoom profile, hal ini bertujuan untuk membentuk hasil cahaya berbentuk
kotak agar fokus pada satu titik saja, selain itu karya tari ini menggunakan siluet
pada bagian tertentu.