Abstract :
Menurunnya populasi Harimau di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kebudayaan yang hadir ketika masa kolonial hingga konflik konservasi yang masih terjadi hingga sekarang. Punahnya Harimau Jawa dan Bali menyisakan ancaman bagi Harimau Sumatera yang populasinya hanya tersisa 400-500 ekor saja. Hal ini sangat berbahaya, mengingat Harimau merupakan fauna indikator baik atau buruknya sebuah ekosistem. Sedangkan perburuan Harimau Sumatera sampai saat ini masih banyak terjadi. Belum lagi masalah perluasan ladang perkebunan sawit yang merampas ruang hidup Harimau Sumatera, sehingga menyebabkan Harimau terusir dari habitatnya. Tidak jarang hal ini menyebabkan konflik antara Harimau dengan warga setempat. Pada karya tulis ini, Penulis membuat karya seni lukis yang berisi tentang cerita-cerita penyebab kepunahan Harimau yang terdapat di Indonesia, sejak abad XVIII hingga sekarang. Karya seni yang diciptakan berdasarkan kegelisahan penulis akan kelestarian lingkungan dengan menggunakan objek utama Harimau. Karya seni yang diciptakan menampilkan visual tentang kesakitan yang dialami Harimau seperti, diburu, ditombak, digantung, serta dikuliti demi memenuhi kebutuhan manusia. Karya seni yang diciptakan merupakan upaya edukasi bagi masyarakat serta media propaganda untuk menyampaikan kegelisahan penulis akan kerusakan ekosistem yang ditandai dengan menurunnya populasi Harimau dan menyempitnya jumlah luasan hutan hujan Indonesia yang merupakan tempat tinggal bagi banyak flora dan fauna endemik Indonesia.
Kata Kunci: Seni Lukis, Harimau, Kepunahan