Abstract :
Film pendek yang mengangkat kisah Mustafa, seorang kakek penggali kubur yang bercita ? cita menempati lubang liang lahad yang telah ia persiapkan berjejeran bersama istri dan anaknya di sebuah desa area pemakaman tanah wakaf yang padat. Namun harapannya seringkali hancur dengan liang lahad yang akan didahului oleh orang lain. Mustafa adalah seorang yang plegmatis, sedikit berbicara, memendam perasaan, sering menghindari konflik luar dan memiliki pembawaan yang tenang. Dibalik psikologis Mustafa tersebut, ia selalu terbawa perasaan ambivalensi dengan situasi yang diterimanya.
Konsep penciptaan karya ini ditekankan pada sinematografi di dalam film dengan menggunakkan konsep komposisi simetri sebagai media untuk memperkuat ambivalensi Mustafa. Penggunaan komposisi simetri bertujuan untuk menjadi simbol atau tanda ambivalensi pada tokoh utama dicerita, melalui penempatan objek dan posisi objek utama pada penataan elemen-elemen visual komposisi gambar di dalam bidang sinematografi.