DETAIL DOCUMENT
Garap Ricikan Gender Barung Gending Turi Rawa Laras Slendro Patet Sanga Kendangan Candra
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Tri Nugroho, Sigit
Subject
Karawitan 
Datestamp
2021-08-20 08:45:03 
Abstract :
ABSTRAK Gending Turi Rawa laras slendro patet sanga kendangan candra ini merupakan gending gaya Yogyakarta. Notasi balungan Gending Turi Rawa yang biasanya disajikan dalam garap soran tetapi pada penyajian ini dijadikan sebagai ajang garap dalam sajian lirihan sehingga menemui banyak permasalahan dalam menentukan garapnya. Penelitian ini terfokus pada garap ricikan gender barung. Metode penggarapan Gending Turi Rawa laras slendro patet sanga kendangan candra meliputi mempersiapkan balungan gending,tafsir ambah-ambahan balungan gending, analisis patet, tafsir garap, aplikasi garap, menghafal, struktur penyajian, latihan, evaluasi, uji kelayakan dan penyajian. Metode tersebut berlandasan pada ketentuan tradisi karawitan dan mengembangkan garap baru dengan mempertimbangkan musikal karawitan. Garap pada gending ini sangat rumit karena transformasi dari garap soran menjadi garap lirihan, adanya transformasi tersebut terdapat perubahan pada; garap tabuhan, irama, laya, struktur penyajian. Pada penelitian ini penulis terfokus pada garap ricikan gender barung. Untuk menggarap gending tersebut menggunakan 14 cengkok yaitu; dualolo ageng, dualolo alit, ela-elo, kuthuk kuning kempyung, kuthuk kuning gembyang, jarik kawung, kacaryan,tumurun alit, tumurun ageng, ora butuh, putut gelut, debyang-debyung, gantungan gembyang, gantungan kempyung. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta