Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Dina Astuti, 132 0781 412
Subject
Penciptaan dan pengkajian seni
Datestamp
2015-11-26 05:21:27
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku adaptasi
dan penyesuaian (adjustment) yang dilakukan para penghuni terhadap interior
huntap Pagerjurang Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta. Hal ini dianggap
penting karena huntap tersebut dihuni oleh tipe keluarga yang berbeda. Oleh
karena itu perlu dilakukan kajian mengenai perilaku adaptasi pemanfaatan ruang
yang berpengaruh secara langsung terhadap penyesuaian seting fisik yang
dilakukan berdasarkan fungsi baru yang diperlukan penghuni dan penyesuaian
pada spasial terhadap orientasi rumah, hirarki ruang, serta territoriality.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deduktif-kualitatif
berlandaskan paradikma rasionalistik. Perolehan data melalui wawancara kepada
para informan 21 kepala keluarga, dan observasi lapangan. Data yang didapatkan
dianalisis secara deskriprif kualitatif untuk mendapat konsep adaptasi dan
penyesuain.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penghuni huntap melakukan adaptasi
terhadap ruang-ruang huntap yang terdiri dari pemanfaatan ruang-ruang yang ada
sebelumnya (awal) hingga saat ini seperti ruang tidur tetap dimanfaatkan untuk
tidur dan ibadah, kamar mandi tetap dimanfaatkan untuk mandi dan mencuci
pakaian, ruang tamu dan keluarga berubah, dimanfaatkan untuk menerima tamu,
berkumpul keluarga, menonton TV, makan, dan memarkirkan kendaraan roda
dua. Seiring berjalanya waktu dan kebutuhan sehingga didapati ruang-ruang
tambahan seperti dapur yang dimanfaatkan untuk memasak dan membuat minum
dan teras yang dimanfaatkan untuk memarkir kendaraan roda dua atau menerima
tamu. Hal tersebut merupakan bentuk dari penyesuaian penghuni terhadap seting
fisik. Penambahan tersebut cenderung dilakukan baik pada finishing bangunan
atau lahan kosong sekitar rumah, dan pengurangan pada dimensi ruang tamu dan
keluarga dengan penambahan pembatas dinding menjadi ruang tidur, dengan
selang waktu satu tahun dari awal huntap tersebut ditinggali. Sehingga terbentuk
penyesuaian spasial dengan orientasi rumah tetap, hirarki ruang publik berubah
mengecil, dan territoriality hak milik pribadi, personalisasi pemberian papan
berisikan nomor dan identitas rumah, dan pertahanan terhadap gangguan dari luar
yang ditandai dengan pemagaran menggunakan tanaman yang ditata di depan
rumah.