Abstract :
Jumlah penduduk lanjut usia mengalami peningkatan tiap tahunnya. Di usia yang
sudah tidak produktif dan mengalami keterbatasan fisik dalam beraktivitas, kecil
kemungkinan bagi para lansia untuk dapat hidup sendiri sehingga banyak lansia
yang dititipkan di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha.
Karena meningkatnya populasi tersebut, maka dibutuhkan fasilitas, pelayanan, dan
penataan interior yang dapat memenuhi segala kebutuhan lansia di dalam balai
pelayanan sosial tersebut. Tahapan yang dilakukan adalah dengan melakukan
identifikasi, membedah, menelaah, meneliti, kemudian menganalisis masalah yang
ada di dalam balai pelayanan sosial sehingga menghasilkan sebuah proposal ide
mengenai langkah-langkah pemecahan masalah. Kemudian proses sintesis
dilakukan dengan mengolah hasil dari proses analisis untuk menghasilkan solusi
desain yang kemudian diterapkan.
Konsep yang diterapkan pada Balai tersebut adalah konsep homey. Diharapkan
konsep ini membuat lansia yang tinggal di panti tersebut dapat merasakan nuansa
rumah yang nyaman. Dengan mengedepankan gaya scandinavian yang sederhana
dan fungsional, perancangan ulang interior Balai tersebut diharap mampu
memaparkan desain yang tepat guna untuk menciptakan aksesibilitas informatif,
aman, penunjang aktivitas, dan mendukung potensi kemandirian lansia.