Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Restu Dwi Mayang Sari, NIM 1111597022
Subject
Kriya Tekstil
Datestamp
2015-11-27 03:32:41
Abstract :
Ekspresi wajah merupakan bahasa nonverbal yang digunakan setiap orang untuk mengutarakan
perasaannya tanpa harus berkata-kata. Setiap ekspresi wajah memiliki ciri dan keunikan tersendiri,
terdapat perbedaan antara ekspresi satu dan lainnya terutama pada wajah wanita. Ada banyak hal yang
tersembunyi di balik wajah seorang wanita, dari wajah tersebut kita dapat mengetahui perasaan dalam
hatinya. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk menjadikan ekspresi wajah wanita sebagai
sumber ide penciptaan karya. Ekspresi wajah ini dijadikan sebagai bahan untuk menciptakan karya
seni yang bertujuan untuk mengenalkan ciri-ciri ekspresi wajah sedih, marah, dan takut, ekspresi
ini yang paling sering kita lihat dalam lingkungan sehari-hari. Penciptaan karya ini bertujuan
untuk menganalisa apa saja penyebab munculnya ekspresi tersebut dan ciri yang terlihat pada wajah.
Pembuatan sebuah karya seni memerlukan pengumpulan data, metode yang digunakan yaitu studi pustaka
melalui literatur yang telah tersedia dan observasi mengenai ekspresi wajah wanita, kemudian
dilakukan analisis permasalahan terhadap data yang telah dikumpulkan melalui pendekatan estetika
dan semiotika. Pendekatan estetika digunakan untuk mengungkapkan nilai-nilai estetis yang
terkandung dalam sebuah karya, sedangkan pendekatan semiotika digunakan untuk mengungkapkan makna
simbolis yang terkandung dalam karya seni. Metode penciptaan dari SP. Gustami digunakan sebagai
acuan dalam penciptaan karya Tugas Akhir ini yang meliputi metode eksplorasi, perancangan dan
perwujudan.
Ekspresi wajah wanita sebagai sumber penciptaan ini divisualisasikan ke dalam bentuk karya batik 2
dimensi yang menggunakan teknik batik lukis dalam perwujudannya guna mendapatkan bentuk wajah yang
realis. Dalam perwujudannya menggunakan teknik pewarnaan colet (usap), tabur, dan celup, teknik ini
berguna untuk memberikan efek yang lebih menarik pada karya. Karya yang dihasilkan berupa karya
panel yang berfungsi sebagai hiasan dinding.