DETAIL DOCUMENT
Penerapan Antiplot Dalam Skenario Film Fiksi “True Love, Tenane?” Untuk Membangun Curiosity Penonton
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Naufal, Fikri
Subject
Televisi 
Datestamp
2021-08-23 22:27:30 
Abstract :
ABSTRAK Cinta selalu menjadi suatu yang menarik untuk diangkat menjadi tema besar dalam karya seni, tidak terkecuali skenario. Skenario dengan tema cinta memiliki daya tarik tersendiri untuk penonton karena tema cinta dekat dengan kehidupan manusia. Skenario ?True Love, Tenane?? merupakan sebuah skenario film panjang dengan durasi 60 menit yang mengisahkan tentang dua orang sahabat yang menjalani kisah cintanya masing-masing, Andika seseorang yang mencintai Agnes namun akhirnya mendapatkan penolakan sedangkan Ciptadi seseorang yang tidak percaya dengan cinta kembali di dekati mantannya yang bernama Bherline, selama mengikuti kisah cinta dua sahabat ini penonton akan disuguhkan dengan konsep-konsep hubungan romantis, cinta, gender, emosi dan regulasi emosi yang diolah kedalam bentuk sebuah skenario film panjang dengan target audien 18+ atau dewasa. Skenario ?True Love, Tenane?? bertutur menggunakan jenis plot antiplot, dengan antiplot skenario ?True Love, Tenane?? tidak memiliki syarat untuk memenuhi sebuah pola batasan waktu tertentu dan tidak memiliki syarat untuk memeliki realitas yang konsisten sehingga skenario ?True Love, Tenane?? dapat menceritakan kejadian dengan tiga setting tahun berbeda dengan menerapkan pola cerita linear, hal ini dimaksudkan untuk membangun curiosity penonton agar informasi cerita yang disampaikan dapat dibatasi terlebih dahulu. Kata kunci : Skenario, Antiplot, Curiosity 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta