DETAIL DOCUMENT
Ansambel Gumbeng Di Desa Mungkid Kecamatan Mungkid Kabupaten Dati II Magelang
Total View This Week0
Institusion
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Author
Eko Purwanto, No. Mhs. :871 0092 012
Subject
Etnomusikologi 
Datestamp
2015-12-03 03:19:10 
Abstract :
Ansambel Gumbeng di desa Mungkid Kecamatan Mungkid Kabupaten Dati II Magelang , merupakan salah satu seni musik tradisional yang semua bahannya terbuat dari batang bambu. Musik ini terbentuk disebabkan desakan akan kebutuhan masyarakat untuk menyalurkan perasaannya . Dalam penyajiannya menggunakan sembilan instrumen yakni:dua instrumen Gumbeng, dua instrumen ting-ting , dua instrumen kentongan, satu. instrumen kodok ngorek (Guiro )serta sepasang bass. Tidak seperti musik-musik lainnya, ansambel Gumbeng ini tidak m engenal adanya sistim laras atau tangga nada, namun menggunakan pola ritme yang dinamis. Dala.m permainan, musik ini» kes.:annya bising atau ramai dan monoton .Tetapi kemonotonan itu akan terhapus adanya karakter lagu yang dibawakan serta permainan instrumen bass yang menggunakan pola ritme yang bermacam ? macam. Dalam permainannya untuk mengiringi lagu, ansambel ini dapat dimainkan secara medly yaitu instrumen di mainkan terus ? menerus untuk mengiringi beberapa lagu yang telah ditentukan, sedangkan bila dimainkan terpisah, satu lagu diiringi penuh yaitu instrumen introduksi ( buka ) sampai coda ( suwuk). Teknik tabuhan tiap ? tiap instrumen berbeda, juga pola ritme yang dimainkan. Untuk instrumen bass, isian ? isian pola rirmenya dapat berkelipatan, sehingga instrumen bass bertugas sebagai pengatur irama ( pamurba irama ) dan memberhentikan suatu lagu ( coda atau suwuk ). Sedangkan untuk instrumen selain bass hanya mengikuti permainan laya ( tempo ) yang disajikan bass. 
Institution Info

Institut Seni Indonesia Yogyakarta