Institusion
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Author
ACHMAD FAUZI , NIM. 10600030
Subject
Pendidikan Matematika
Datestamp
2016-01-27 02:04:33
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika berbasis
kontekstual melalui metode penemuan terbimbing yang layak dan mengetahui
dampak bahan ajar matematika berbasis kontekstual melalui metode penemuan
terbimbing terhadap kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah.
Jenis penelitian ini adalah design research dengan menggunakan model
Gravemeijer dan Cobb yang terdiri atas tiga tahap yaitu preparing for the
experiment, design experiment, dan retrospective analysis. Subjek penelitian ini
adalah siswa SMP Negeri 11 Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian bahan ajar, lembar
observasi, lembar tes, dan angket respon siswa.
Hasil penelitian ini adalah bahan ajar matematika berbasis kontekstual
melalui metode penemuan terbimbing yang memiliki karakteristik diawali dari
masalah kontekstual, aktivitas penemuan, kegiatan diskusi, dan latihan soal. Bahan
ajar matematika tersebut sudah dapat dikatakan layak berdasarkan kriteria
kelayakan yaitu valid, efektif, dan praktis. Validitas tersebut dilihat dari penilaian
ahli yaitu tiga dosen pendidikan matematika dan satu guru matematika, yang
menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki kriteria sangat baik dengan persentase
78,69%. Efektivitas dilihat dari dampak proses dan dampak hasil penggunaan
bahan ajar, dampak proses sudah dapat dikatakan baik jika dilihat dari proses
pembelajaran seperti mengikuti petunjuk yang untuk melakukan aktivitas, diskusi,
penemuan, menyelesaikan masalah, sementara itu dampak hasil dilihat dari nilai
post-test. Hasil post-test menunjukkan 87,88% siswa nilainya berada di atas KKM
dengan rata-rata 88,43, hal tersebut sudah sejalan dengan pembelajaran yang
berlangsung di kelas sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tersebut dapat
dikatakan efektif. Kepraktisan bahan ajar (praktibilitas) dilihat dari angket respon
siswa terhadap bahan ajar matematika. Hasil respon siswa menghasilkan skor 46,55
dari skor ideal 60 dengan persentase 77,58%, sehingga respon siswa terhadap bahan
ajar dikatakan positif. Dampak yang diperoleh setelah penggunaan bahan ajar
tersebut siswa lebih antusias, siswa lebih aktif dalam pembelajaran, dan
menumbuhkan motivasi siswa untuk belajar matematika.