Institusion
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Author
ROFIQOTUS TSANIYAH , NIM. 10720045
Subject
Sosiologi
Datestamp
2015-12-31 07:59:49
Abstract :
PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Kebun Jollong adalah salah satu
BUMN yang berada di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Kabupaten Pati Jawa
Tengah. Sesuai dengan Undang-Undang No 40 tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas (PT) yang usahanya terkait dengan sumber daya alam dan lingkungan
wajib melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan(CSR). Tanggung
jawab tersebut sudah rutin dilakukan, namun belum mampu memberdayakan
masyarakat setempat, seperti memenuhi kebutuhan ekonomi secara merata.
Padahal tujuan pendirian BUMN tidak hanya mengejar keuntungan semata
melainkan turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha
golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat supaya masyarakat yang
lemah terberdayakan dan mampu menopang kehidupan mereka sendiri.
Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini berupaya mengungkap
pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PTPN IX Kebun Jollong melalui
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang merupakan bentuk dari
CSR.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat
yang dilakukan oleh PTPN IX Kebun Jollong melalui PKBL sebagai bentuk CSR
dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat program
pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan
metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dimulai dari 1
April sampai 30 April 2014 di PTPN IX Kebun Jollong, dengan jumlah informan
sebanyak 12 orang. Setelah semua data terkumpul, dianalisis dengan pendekatan
deskriptif. Metode analisis dilakukan melalui tiga proses, yaitu: reduksi data,
display data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori Corporate
Social Responsibility (Suharto, 2009). Teori CSR merupakan teori tentang
kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang
dilakukan oleh PTPN IX Kebun Jollong sebagai bentuk kepedulian perusahaan
cukup berhasil memberdayakan masyarakat. Dana pinjaman modal usaha yang
diberikan PTPN IX, dapat menjadikan usaha-usaha yang dijalankan mitra binaan
menjadi lebih mandiri dan berkembang. Namun Pemberdayaan belum
meningkatkan ekonomi masyarakat secara merata dikarenakan tidak ada
sosialisasi secara resmi dari pihak PTPN IX Kebun Jollong kepada masyarakat
sekitar.
CSR di PTPN IX Kebun Jollong dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktorfaktor
tersebut yaitu selain diberi modal usaha, masyarakat yang menjadi mitra
binaan juga diberi pendampingan serta keterampilan. PKBL disesuaikan dengan
kebutuhan masyarakat sehingga bantuan tersebut tepat sasaran. Namun, program
CSR tidak sepenuhnya berjalan lancar dikarenakan menunggaknya mitra binaan
dalam mengangsur pinjaman dana setiap bulan.