Institusion
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Author
ANY ROKHMAWATI , NIM. 13485223
Subject
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Datestamp
2017-01-31 06:24:14
Abstract :
Any Rokhmawati, Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 2 MI Ma?arif
Giriloyo 2 Wukirsari Imogiri Bantul Melalui Pendekatan Ketrampilan Proses. Skripsi,
Yogyakarta:FakultasIlmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2014.
Dalam pembelajaran IPA,siswa harus dilibatkan secara langsung, membuktikan
kebenaran teori dan hukum IPA yang telah dipelajari. Di MIMa?arif Giriloyo2 dalam proses
pembelajaran belum banyak melibatkan siswa dan guru masih menjadi pusat kegiatan belajar
di kelas sehingga berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut,
hal yang perlu dilakukan yaitu pembelajaran dengan menggunakan pendekatan ketrampilan
proses yang menuntut siswa untuk aktif, berani bertanya dan mencoba.
Permasalahan yang dikajidalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana penerapan
pendekatan ketrampilan proses dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas 2 MI
Ma?arif Giriloyo 2, 2) bagaimana hasil belajari siswa kelas 2 setelah menggunakan
pendekatan ketrampilan proses.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus,
yang masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasidan refleksi.
Datayang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: prestasi belajar siswa yang diambil dari
pemberian soal tes pada akhir siklus, aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran
yang diambil dari lembar observasi, hasil wawancara dengan siswa dan guru, catatan
lapangan untuk mencatat keadaan yang terjadi selama proses pembelajaran, dan dokumentasi.
Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalahadanya peningkatan prestasi belajar IPA
siswa kelas 2 MI Ma?arif Giriloyo 2 yaitu meningkatnya prestasi siswa di atas KKM 72 yang
mencapai 75 % dari jumlah siswa kelas 2 MI Ma?arif Giriloyo 2.
Hasil penelitian,terlihat bahwa terjadi kenaikan rata-rata kelas dari Pra Siklus, Siklus I
hingga Siklus II yaitu dari 66,4 pada kondisi awal pra siklus menjadi 74,64 pada akhir siklus I
dan menjadi 79,4 pada akhir siklus II. Prosentase ketuntasan belajar pun mengalami
peningkatan secara signifikan yaitu dari sebesar 56 % pada kondisi awal pra siklus menjadi
68 % pada akhir siklus I dan akhirnya menjadi 76 % pada akhir siklus II.