DETAIL DOCUMENT
MAKNA AL GHULU FI AL ISLAM AN HADITS AKHRAJAHU IBN MAJAH RAQM 3028, ALGHULUW FI AL ISLAM DALAM HADIST IBNU MAJAH NO. INDEKS 3028
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Yasin, Fahmi
Subject
Tafsir Hadis 
Datestamp
2015-04-08 02:27:19 
Abstract :
Islam merupakan agama yang sempurna dengan suri tauladan yang sempurna pula yaitu nabi besar Muhammad SAW, apa yang diperintahkan oleh nabi pun sudah sempurna tetapi banyak dari para kaum muslim yang kurang memperhatikan dengan teliti, banyak yang menambahkan amalan amalannya dengan dalih mendapatkan pahala yang lebih banyak. Padahal dengan jelas telah diterangkan di dalam alquran bahwasannya agama islam merupakan agama yang al wasath Pengertian al wasath dalam agama adalah seseorang tidak boleh berlaku ghuluw atau berlebih lebihan di dalamnya sehingga melampaui batasan yang telah ditentukan oleh Allah Subhanahu wa Ta ala dan tidak pula taqshir, teledor di dalamnya sehingga mengurangi batasan yang telah ditentukan Allah Subhanahu wa Taala. Al wasath di dalam agama artinya berpegang teguh dengan sirah atau perjalanan hidup Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Hadist ghuluw yang diriwayatkan oleh ibnu majah berisi tentang larangan berbuat gluluw dalam agama dan dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan agama. Akan tetapi pada kenyataannya para penganut aliran agama tertentu tidak memandang serius hadist ini atau bahkan acuh tak acuh dengan hadist ini, ini merupakan salah satu bentuk kebodohan yang nyata dan tidak boleh ditiru ataw bahkan dilestarikan. Kekeliruan seperti ini banyak sekali terjadi karna disebabkan banyak hal, salah satu contohnya ialah mengikuti sekelompok madzhab tertentu tanpa didasari dengan ilmu ataw pengetahuan yang mendasar soal agama ataw dengan kepercayaan yang melebehi dari kepercayaannya kepada nabi besar Muhammad SAW, dan ini merupakan salah satu dari sekian banyak umat islam yang salah mengartikan kata samikna wa atakna kepada para penyampai syiar islam yang sudah terkenal baik dinegara atau di kalangan tertentu. Dalam menjawab penelitian tersebut, peneliti ini bersifat kepustakaan atau library research dengan menggunakan metode penyajian secara deskriptif analisa. Analisa dilakukan dengan menggunakan metode content analisis, sehingga pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab sunan ibnu majah dan data pendukungnya diambil dari kitab hadist lainnya. Kemudian baru dianalisa menggunakan metode takhrij, kritik matan dan sanad. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL