DETAIL DOCUMENT
AL NAFI WA AL ITSBAT WA MA AANIHUMA FI SURAH AL BAQARAH
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Fransiska, Maliyah
Subject
Sastra Arab 
Datestamp
2015-04-10 07:26:21 
Abstract :
Al Nafi wa al Itsbat wa Ma aanihuma fi Surah al Baqarah Nafi dan Itsbat dan Makna Maknanya dalam Surat al Baqarah Dalam sebuah bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun lainnya, jika ada kalimat yang di dalamnya terdapat kata tidak atau bukan, maka kalimat tersebut merupakan kalimat negatif. Contoh, Ani tidak makan. Akan tetapi, jika kalimat Ani tidak makan disusul dengan kata selain atau kecuali, maka kalimat itu menunjukkan kalimat positif. Contoh Ani tidak makan kecuali sepotong roti. Artinya Ani makan sepotong roti. Dalam Bahasa Arab juga terdapat kalimat seperti yang telah disebutkan di atas. Namun, dalam Bahasa Arab memiliki istilah tersendiri, yakni an Nafyu wa al Istbat. Oleh karena itu, peneliti akan meneliti hal tersebut dalam skripsinya. Skripsi ini membahas tentang, pertama bagaimana uslub an nafyu wa al itsbat dalam Surat al Baqarah. Kedua apa makna an nafyu wa al itsbat dalam Surat al Baqarah. Kedua rumusan masalah tersebut yang ingin dikaji oleh penulis dalam skripsinya yang berjudul AL NAFI WA AL ITSBAT WA MA AANIHUMA FI SURAH AL BAQARAH. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian skripsi ini adalah kualitatif. Dari pembahasan yang cukup jelas, peneliti akhirnya menyimpulkan bahwa di dalam Surat al Baqarah terdapat 29 ayat yang menjelaskan tentang an nafyu wa al itsbat. Dari ke 29 ayat tersebut, peneliti menemukan 8 uslub yang ada dalam Surat al Baqarah. Makna an nafyu wa al istbat ini sangat banyak. Di antaranya adalah al amr, an nahi, gabungan antara al amar dan an nahi, al kinayah an at tasahul, at tasybih, al burhan, at tabyin, al jaza, al qudrah, at tamanni, al jahl, at tajahul, al hujjah, at tauhid, al jawab, takmilah al jawab, al ibahah, at taqrir, al ajz dan ar rahmah. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL