Abstract :
Abu Qasim al Syabi seorang penyair dari Propinsi Tauzan, tergolong di antara para penyair zaman moden yang termasyhur. Beliau diberi julukan Qadhi atau Hakim, yang tugasnya berpindah pindah dari propinsi satu ke propinsi yang lain. Misi puisinya, pertama ditujukan pada dirinya sendiri, yang kedua pada orang lain. Adapun pokok pernasalahan dalam pembahasan ini adalah 1.Irama apa yang dipergunakan Abi Qasim al Syabi dalam penulisan syiirya, 2.Perubahan apa yang terdapat dalam irama syiir Abi Qasim al Syabi,
Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui kurnpulan syiir Abi Qasim alSyabi dan macam macam irama arudl di dalamnya.Teori sastra yang digunakan sebagai pendekatan dalam membahasa judul tersebut adalah teori objektif, yaitu meneliti syiir Abi Qasim al Syabi dari segi bentuk irama arudl atau hasil pengulangan dari beberapa taf ilah dan perubahannya yang berupa zihaf atau kecepatan irama dan illat atau kecacatan irama. Dalam syiir Abu Qasim al Syabi ditemukan beberapa irama arudl dan macam macam perubahannya, termasuk zihaf dan Zihafuljari wa majril illat, Namun demikian, syiir syiir Abu Qasim al Syabi dapat dikategorikan sebagai karya puisi modem yang baik, terutama dari segi isinya.