Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana proses Bimbingan Konseling Islam dalam meningkatkan Self Concept Seorang Siswa pecandu rokok di SDN Soket Laok 2 Bangkalan? Bagaimana hasil proses Bimbingan Konseling Islam dalam meningkatkan Self Concept siswa pecandu rokok di SDN Soket Laok 2 Bangkalan? Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriftif komparatif. Sedangkan dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, analisa dilakukan untuk mengetahui proses serta hasil dengan membandingkan Bimbingan dan Koseling Islam antara teori dan lapangan serta membandingkan kondisi klien sebelum dan sesudah mendapatkan konseling. dalam menganalisa. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa gejala-gejala yang nampak pada diri klien adalah sering merokok dalam satu hari bisa menghabiskan 6 batang dan tidak wajar bagi anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar sudah menyukai rokok, selalu hura-hura dan berteman dengan orang yang salah bahkan teman-teman dari klien ini sebagian besar anak yang sudah remaja yang bukan teman sebaya klien. Dalam penelitian ini konselor menggunakan Terapi Rasional Emotif yang mana konselor berusaha membantu klien agar bisa berfikir rasional dan bahwa jalan yang telah dilalui klien itu sangatlah merugikan dirinya sendiri