Abstract :
Seiring dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, permasalahan kehidupan yang dihadapi manusia juga semakin kompleks, sehingga menuntut seseorang untuk berpikir kritis. Mengingat begitu pentingnya berpikir kritis tersebut, maka perlu disusun suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran matematika yang memberi ruang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah pembelajaran dengan strategi konflik kognitif. Berdasarkan pemikiran tersebut maka perlu diterapkan pembelajaran dengan strategi konflik kognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah dikembangkanya perangkat pembelajaran dengan strategi konflik kognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan perangkat pembelajaran dengan strategi konflik kognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan langkah-langkah menurut Thiagarajan, dan Sammel yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap penyebaran (desseminate). Namun pengembangan pembelajaran dalam penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan saja. Pembelajaran yang dikembangkan meliputi perangkat pembelajaran, diantaranya RPP, buku siswa, dan LKS. Uji coba dilakukan pada 32 siswa kelas VIII-A MTs. Darul Hikmah Mojokerto.