DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PENANGANAN PERILAKU AGRESIF SISWA PANTI ASUHAN MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BAITUSSALAM SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Imroni, Alfan
Subject
Perilaku 
Datestamp
2015-04-20 02:24:52 
Abstract :
Hal yang melatar belakangi penelitian atau tugas akhir ini adalah adanya kenakalan remaja seperti perilaku agresif, perilaku agresif merupakan perilaku yang sangat merugikan bagi orang lain khususnya sekolah, pada akhir-akhir ini sering terjadi perilaku-perilaku seperti pembunuhan, tawuran antar sekolah dan pelajar yang tidak jarang di timbulkan oleh perilaku agresif. Yang lebih mengkawatirkannya lagi yaitu kalau perilaku agresif ini tidak di tangani secara serius akan menjadikan anak atau siswa menjadi sangat brutal di kalangan masyarakat. Melihat akan hal ini tugas dari guru Bimbingan konseling memberikan bantuan, agar perilaku yang cenderung tercela seperti agresif ini tidak mendarah daging pada anak atau siswa. Adapun bimbingan yang di berikan oleh guru bimbingan konseling berupa bimbingan kelompok, agar siswa dapat berinteraksi antar anggota kelompok dengan berbagai pengalaman, pengetahuan, gagasan atau ideide dan diharapkan dapat memberikan pemahaman siswa mengenai hubungan interpersonal. Melihat dari keuntungan bimbingan kelompok itu sendiri yakni meliputi: siswa yang bermasalah dapat mengenal dirinya melalui teman kelompok, berkembangnya sikap-sikap positif, menghilangkan beban moril seperti agresif dan penakut. Latar belakang yang demikian, menghasilkan judul Penanganan Perilaku Agresif Siswa Panti Melalui Bimbingan Kelompok Di Sekolah Menengah Pertama Baitussalam Surabaya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Ada tiga pertanyaan besar yang peneliti cari pertama perilaku agresif siswa panti di SMP Baitussalam Surabaya, Kedua pelaksanaan bimbingan kelompok dalam menangani perilaku agresif siswa panti di SMP Baitussalam Surabaya, Ketiga hasil penanganan perilaku agresif siswa panti melalui bimbingan kelompok di SMP Baitussalam Surabaya. Metode pengumpulan data yang peneliti laksanakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan, analisis yang digunakan adalah deduktif dan induktif analisis. Hasil penelitian kami menyebutkan bahwa SMP Baitussalam Surabaya memang terdapat tiga siswa panti yang berperilaku agresif dan penangannya melaluibimbingan kelompok yang menggunakan empat tahapan seperti: pembentukan, peralihan, pembahasan dan pengakhiran. Dan metode yang digunakanoleh guru BK yakni dengan cara berdiskusi. Dalam hasil penelitian itu sendiri ketiga siswa tersebut terdapat perubahan atas berkurangnya perilakuperilaku agresif. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL