Abstract :
Sekolah luar biasa (SLB/C) Dharma Wanita Lebo Sidoarjo adalah lembaga berkebutuhan khusus yang memberi program ekstra kurikuler kerajinan tangan sejak tahun dua ribu. Tujuan dari program ekstra kurikuler (pengembangan diri) bagi siswa tunagrahita C ini adalah untuk memperoleh bimbingan dan pelatihan yang diberikan oleh pihak sekolah mengenai pengembangan kreativitas siswa tunagrahita C melalui ekstra kurikuler kerajinan tangan agar menjadi individu yang kreatif dan memiliki potensi. Dari urain tersebut penulis mengambil tiga rumusan masalah yang diteliti sebagai acuan dalam penulisan skripsi (1) upaya pengembangan kreativitas siswa tunagrahita C melalui ekstra kurikuler kerajinan tangan di sekolah luar biasa Dharma Wanita Lebo Sidoarjo? (3) hambatan upaya pengembangan kreativitas siswa tunagrahita C melalui ekstra kurikuler kerajinan tangan sekolah luar biasa Dharma Wanita Lebo Sidoarjo?
Dalam menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode Kualitatif yang bersifat kualitatif deskriptif untuk memperoleh data-data yang ada mengenai upaya pengembangan kreativitas siswa tunagrahita C melalui ekstra kurikuler kerajinan tangan. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, interview, dokumentasi untuk mengetahui tentang latar belakang masalah yang diteliti. Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai teknik tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa upaya pengembangan kreativitas siswa tunagrahita C melalui ekstra kurikuler kerajinan tangan sekolah luar biasa (SLB/C) Dharma Wanita Lebo Sidoarjo yaitu guru menggunakan strategi bimbingan dan pelatihan, menggunakan strategi 4P yaitu pribadi, pendorong, proses dan produk dan kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan dengan sistem klasikal dengan mempertimbangkan bakat, minat dan kemampuan yang dimiliki. Kegiatan ekstra kurikuler kerajinan tangan tersebut telah dilaksanakan sekolah luar biasa (SLB/C) Dharma Wanita Lebo Sidoarjo dengan baik dan meraih prestasi yang memuaskan.
Memaparkan hasil penelitian tersebut, penulis memberikan saran kepada pihak sekolah agar kegiatan ekstra kurikuler kerajinan tangan diberikan kepada seluruh siswa sekolah luar biasa (SLB/C). Selanjutnya, masalah ini dapat dijadikan sebagai acuan penelitian untuk memperoleh persoalan tersebut di atas