Abstract :
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konsep pembentukan karakter dalam perspektif Stephen R Covey adalah dengan tujuh kebiasaan manusia yang sangat efektif (the 7 habits of highly efective people) yaitu 1. Kebiasaan proaktif (proactive), 2. Memulai dengan tujuan akhir (begin with the end in mind), 3. Dahulukan yang utama (put first things first), 4. Berfikir menang atau menang (think win/win), 5. Berusaha mengerti dahulu, baru meminta dimengerti (seek first to understand then to be understood), 6. Sinergi (synergy), dan 7. Asahlah gergaji (sharpen the saw). Adapun
konsep pembentukan karakter dalam perspektif KH. Imam Zarkasyi adalah dengan menerapkan panca jiwa pondok pesantren yaitu yaitu 1. Jiwa keikhlasan, 2. Jiwa kesederhanaan 3. Jiwa kemandirian (berdikari), 4. Jiwa ukhuwwah diniyyah, dan 5. Jiwa bebas. Serta memegang teguh motto pondok pesantren Gontor yaitu berbudi tinggi (akhlaq karimah), berbadan sehat (ajzam sahihah), berpengetahuan luas (ulum wasi ah) dan berfikiran bebas (afkar hurrah).
Pembentukan karakter dalam pendidikan Islam merupakan sebuah usaha yang identik dengan ajaran agama yang berdasarkan atau bersumber Al-Qur an dan Hadist.
Dalam konsep pembentukan karakter Stephen R. Covey yang diwakili oleh pemikiran ilmuwan barat memiliki relevansi dengan tujuan pendidikan Islam dan tidak ada pertentangan dalam konsep pendidikan Islam. Dari konsep pemikiran kedua tokoh dapat diaplikasikan dalam penciptaan lingkungan pendidikan dan budaya sekolah sesuai dengan orientasi pendidikan karakter bangsa dan pendidikan Islam khususnya.