Abstract :
Mata pelajaran PKn pada dasarnya adalah sebuah mata pembelajaran yang dilaksanakan untuk menjelaskan pengetahuan tentang sistem pemerintahan yang ada di Indonesia di kalangan para peserta didik. Dalam penelitian ini penulis menemukan kekurangan yakni proses belajar mengajar yang kurang maksimal. Dalam menyampaikan mata peajaran PKn ini, pelajaran di kelas hanya di isi dengan materi yang cara pengajaranan guru membuat siswa bosan dengan suasana yang monoton. Hal tersebut berdampak buruk terhadap motivasi belajar siswa. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa diambil tindakan pembelajaran melalui teknik Punishment and reward yang dilakukan dengan 2 siklus.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Bagaimana menerapkan Metode Punishment and reward pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bagi siswa kelas IV MINU Tenggulunan Candi Sidoarjo? (2) Bagaimana meningkatkan motivasi belajar melalui teknik Punishment and reward dapat meningkatkan hasil belajar kelas IV di MINU Tenggulunan Candi Sidoarjo?
Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kolaboratif antara kuantitatif dan kualitatif dengan rancangan penelitian yang berdaur dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV MINU Tenggulunan Candi Sidoarjo. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan tes. Model PTK yang digunakan yaitu model Kurt Lewin yang dalam satu siklus terdiri dari empat komponen, meliputi : Perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.