Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang dilakukan adalah korelasional. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel terikat (Y) adalah perilaku agresif remaja dan variabel bebas (X) adalah kematangan emosi. Subjek penelitian ini adalah remaja siswa kelas XI SMA Antartika Buduran Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan dengan subjek 150 orang dengan instrument penelitian skala kematangan emosi dan skala perilaku agresif. Teknik sampling yang digunakan adalah Klaster (Cluster Random Sampling) dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis peneliti menggunakan analisis korelasi Kendal Tau Non Parametric dengan bantuan SPSS versi 16:0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif remaja dengan koefisien korelasi sebesar - 0,398 dengan signifikansi 0,000. Kesimpulannya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif remaja. Artinya hubungan antara kedua variabel berbanding terbalik. Semakin tinggi kematangan emosi yang diperoleh maka semakin rendah perilaku agresif yang dialami remaja tersebut dan begitu juga sebaliknya.