Abstract :
Penulis mengambil judul korelasi antara perkembangan emosi dengan perilaku menyimpang pada masa remaja awal di SMA Negeri 1 Ngronggot. Latar belakang penelitian ini adalah bahwasannya pada zaman sekarang masih banyak remaja yang mengalami gangguan tingkah laku yaitu berperilaku menyimpang dan kebanyakan remaja saat ini lebih cenderung emosionalnya terganggu.
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana perkembangan emosi remaja awal di SMA Negeri 1 Ngronggot, (2) bagaimana perilaku menyimpang pada masa remaja awal di SMA Negeri 1 Ngronggot, (3) adakah korelasi antara perkembangan emosi dengan perilaku menyimpang pada masa remaja awal di SMA Negeri 1 Ngronggot. Penelitian ini dilaksanakan terhadap semua siswa kelas XI dan XII yang berjumlah 420 orang, tapi peneliti menggunakan random sampling dan diambil 42 orang saja. Untuk memperoleh hasil penelitian tersebut, peneliti melakukan penelitian kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: angket, observasi, interview, dokumentasi. Adapun data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan rumus product moment.
Berdasarkan permasalahan di atas dan setelah dianalisis dapat disimpulkan bahwa: (1) perkembangan emosi remaja di SMA Negeri 1 Ngronggot cukup baik. Hal tersebut terbukti dari hasil prosentasenya 55,14%. (2) perilaku menyimpang remaja awal di SMA Negeri 1 Ngronggot cukup baik, hal ini terbukti dari hasil prosentase 54,47%. (3) adanya korelasi yang positif antara perkembangan emosi dengan perilaku menyimpang remaja di SMA Negeri 1 Ngronggot adalah cukup tinggi , Dengan taraf kepercayaan 0,05 (5%), maka dapat diperoleh harga r tabel sebesar 0,361. Ternyata harga r hitung lebih besar dari pada r tabel (0,518 0,361), sehingga Ho ditolak da Ha diterima. Artinya ada hubungan yang signifikan antara perkembangan emosi dengan perilaku menyimpang pada remaja awal.