Abstract :
Organisasi merupakan sekumpulan manusia yang bergabung menjadi sebuah wadah dan bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam setiap organisasi pastilah ada generasi penerus yang akan melanjutkan cita-cita dari sebuah organisasi, dan pastinya memerlukan sebuah perkaderan untuk para penerus-penerus organisasi. Mengingat begitu pentingnya sebuah perkaderan pasti semua organisasi memiliki pola yang berbeda dalam mengkader para penerusnya.
Begitu pula di HMI, HMI merupakan salah satu organisasi yang berfungsi sebagai organisasi kader, pastinya juga memerlukan sebuah proses kaderisasi, yang mana bertujuan untuk menciptakan penerus-penerus perjuangan organisasi dalam mencapai sebuah tujuan yang dicita-citakan. Perkaderan HMI merupakan suatu usaha organisasi yang dilaksanakan secara sistematis dan selaras dengan pedoman perkaderan, serta harus di orientasikan kepada proses pembentukan kader yang berkarakter.
Penelitianinibertujuanuntukmendapatgambarantentangpola perkaderan HMI dalam membentuk karekter anggota di fakultas tarbiyah IAIN sunan Ampel Surabaya, bagaimanakah pola perkaderan yang dimiliki HMI dalam membentuk karakter anggota, apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses perkaderan HMI dalam membentuk karakter anggota.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi yang berupa pengamatan lapangan, wawancara serta dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini ialah unsur-unsur training yang terlibat dalam perkaderan di HMI FakultasTarbiyah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pola perkaderan HMI sangat menekankan sekali terhadap aspek-aspek pembentukan karakter guna membentuk kader-kader yang professional dan berkualitas insane cita. Dalam upaya untuk membentuk karakter pada anggota, HMI mempunyai sebuah pola perkaderan yang sistematis dan variatif, dari sebuah penanaman pola pikir, proses pembentukan pola pikir, kemudian pengembangan-pengembangan nilai-nilai yang dapat membentuk karakter anggota tersebut.
Terdapat pula factor pendukung dan penghambat dalam proses perkaderan di HMI fakultas tarbiyah. Namun pola perkaderan di HMI Komisaiat Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya merupakan pola perkaderan yang paling baik diantara HMI Komisariat lain di tataran cabang Surabaya.