DETAIL DOCUMENT
PENGELOLAAN PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL UNTUK MEMBERANTAS BUTA AKSARA DI PETISSARI, BABAKSARI, DUKUN, GRESIK
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Fauziyah, Nurul
Subject
Minat Baca 
Datestamp
2015-04-13 03:36:11 
Abstract :
Adapun yang menjadi fokus dari studi ini adalah mencari keterangan sedetaildetailnya tentang ,Pengelolaan Program Keaksaraan Fungsional Untuk Memberantas Buta Aksara Di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. yang penulis jabarkan dalam rumusan masalah berikut ini: (1) Bagaiman pelaksanaan Program Keaksaraan Fungsional di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik.(2) Bagaiman pemebelajaran pemberantasan Buta aksara di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. (3) Bagaimana Pengelolaan Program Keaksaraan Fungsional Untuk Memberantas Buta Aksara Di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. (4) Apa saja faktor penghambat dan pendudkung Program Keaksaraan Fungsional Untuk Memberantas Buta Aksara Di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. Dan tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pelaksanaan Program Keaksaraan Fungsional di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. (2) Untuk mengetahui pemebelajaran pemberantasan Buta aksara di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. (3) Untuk mengetahui Pengelolaan Program Keaksaraan Fungsional Untuk Memberantas Buta Aksara Di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. (4) Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendudkung Program Keaksaraan Fungsional Untuk Memberantas Buta Aksara Di Petissari, Babaksari, Dukun, Gresik. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif rancangan studi kasus. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui: (1) interview (wawancara) (2) observasi (pengamatan) (3) dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Adapun analisis datanya dilakukan dengan (1)pengambilan keputusan (2) pembatasan kajian yang diperoleh; (3) pengembangan pertanyaan-pertanyaan (4) perencanaan tahapan-tahapan pengumpulan data dan (5) penulisan catatan bagi diri sendiri mengenai hal yang dikaji. Sedangkan untuk pengelolaan program tersebut masih kurang efektif walaupun pengelolaan tersebut sudah memenuhi fungsi-fungsi dari manajemen tetapi karena kurangnya tanggung jawab dari pihak-pihak yang bersangkutan maka pengelolaan tersebut menjadi kurang maksimal. Begitu pula dengan faktor penghambat program tersebut yaitu dengan kelemahan para warga belajar yang sudah berusia tua maka pastinya mereka sudah mengalami gangguan pada penglihatan serta menurunya daya ingat tapi permasalahan tersebut dapat di carikan jalan keluarnya, dari faktor penghambat tetap saja ada faktor pendukung dari program tersebut yakni dengan semangat belajar para peserta didik dan lancarnya dana serta sarana-dan prasarana yang ada sehingga program bisa berjalan lancar. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL