Abstract :
Penulisan skripsi dengan judul di atas dilatarbelakangi oleh beberapa hal diantaranya bila penulis menyoroti dari ilmu ma ani maka dalam Surat Lukman ini banyak memuat nasihat-nasihat Lukman kepada anak-anaknya dalam bentuk kalam insya thalab, yaitu kalimat yang menghendaki terjadinya sesuatu yang belum terjadi ketika kalimat itu diucapkan.
Setelah melakukan analisis data-data pustaka, penulis menemukan dua pokok rumusan masalah yaitu:
1. Apa sajakah macam-macam kalam insya thalabi dalam surat Lukman ?
2. Apa sajakah macam-macam makna kalam insya thalabi dalam surat Lukman ?
Setelah diadakan penelitian dengan pendekatan balaghoh (stilistik), yaitu ilmu Ma ani, maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut :
1. Dari 34 ayat yang ada dalam surat lukman ditemukan sekitar 35 kalam insya thalabi yang tersebar dalam 5 macam, yaitu : 15 kalam berbentuk Amr, 7 kalam berbentuk Nahi, 1 kalam berbentuk Tamanni, 8 kalam berbentuk Istifham dan 4 kalam berbentuk Nida.
2. Makna kalam insya thalabi yang terkandung dalam Surat lukman ini, terdiri dari makna haqiqi (makna asli) yang berjumlah 18 kalam dan makna ghoiru haqiqi (makna yang keluar dari makna asli berdasarkan susunan kalimatnya dan situasi serta kondisi yang berkaitan) yang berjumlah 17 kalam dengan rincian sebagai berikut :
a. 8 kalam mengandung makna Irsyad (bimbingan)
b. 1 kalam mengandung makna Tahqir (menghina)
c. 2 kalam mengandung makna Tahdid (menakut-nakuti)
d. 1 kalam mengandung makna Tai is (putus asa)
e. 1 kalam mengandung makna Bayanul Akibah (sebab akibat)
f. 2 kalam mengandung makna Taubikh (mencela)
g. 1 kalam mengandung makna Ta dhim (pengagungan)
h. 1 kalam mengandung makna Ikhtishos (pengkhususan)
Dengan demikian, dalam surat Lukman memang benar-benar mengandung kalam insya thalabi dengan variasi makna yang berbeda.