Abstract :
Upacara Supitan adalah corak kepercayaan yang mewarnai kehidupan seseorang untuk melakukan aktifitas tersebut yang lebih luas dan kompleks menurut aturan adat dan tradisi masyarakat beragama. Masalah yang dikemukakan pada skripsi ini adalah Bagaimana pelaksanaan upacara Supitan. Mengapa umat Islam merasa perlu mengadakan upacara ini, dan tujuan apa yang diinginkannya. Apa ada unsur Islam pada upacara Supitan yang dilakukan oleh masyarakat Mojogebang. Adapun penulisan yang diharapkan dari hasil bahasan ini adalah sebagai berikut Dengan membahas upacara supitan ini diharapkan akan diketahui bagaimana upacara supitan ini diadakan, dan apa maksudnya diadakan upacara itu. Untuk menggali dan mengungkapkan unsur-ungur upacara Supitan.
Metode yang digunakan dalam penyelesaian skripsi ini adalah metode diskriptif kualitatif dan kepustakaan. Kesimpulan yang didapat antara lain: Upacara-upacara yang terdapat di Desa Mojogebang tapi pandangan masyarakat segungguhnya mempunyai arti penting dalan kehidupan masyarakat. Khususnya sebagai ekspedisi analisa kehidupan spiritual mereka, untuk menghadapi tantangan hidup yang serba kompleks. Dalam pelaksanaan upacara supitan yang semula berawalnya merupakan kebiasaan Islam dahulu yang ada di Desa Mojogebang dan diikuti oleh semua orang (masyarakat) baik yang berkepercayaan animisme, dinamisme, Hindu dan Budha, kini upacara tersebut sudah mengarah pada persoalan ekonomi dan kesejahteraan warga desa. Keadaan ini dapat dikatakan mereka mempunyai corak kebudayaan tersendiri seperti penyembahan.