Abstract :
Perjuangan bangsa Indonesia pada awalnya bersifat lokal sehingga belum menampakkan tanda- tanda keberhasilan sesuai yang diharapkan. Melihat situasi dan kenyataan yang demikian itu tumbuhlah kesadaran baru bagi para tokoh bangsa Indonesia untuk membuat formulasi baru dalam perjuangannya. Salah satu tokohnya adalah Ki Bagus Hadikusumo. Dalam penelitian ini penulis mengambil penelitian tentang Ki Bagus Hadikusumo Dalam Proses Perumusan Dasar Negara republik Indonesia Pancasila (Tinjauan Historis tentang jejak Perjuangan dan Perannya). Dengan rumusan masalah sebagai berikut: Pertama, tentang bagaimana proses jalannya perumusan Dasar Negara Pancasila sampai disyahkannya menjadi dasar negara Republik Indonesia pada tanggal 18 agustus 1945. Kedua, tentang bagaimana biografi Ki Bagus hadikusumo dan jejak perjuangannya di masa sebelum dan sesudah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Ketiga, sampai dimana keikutsertaan Ki Bagus Hadikusumo dalam proses perumusan Dasar Negara Pancasila.Keempat, tentang pokok pikiran yang disumbangkan Ki Bagus Hadikusumo dalam proses perumusan dasar Negara Pancasila. Dan kelima tentang peran yang dilakukan Ki Bagus Hadikusumo selama masa perumusan Dasar Negara hingga disyahkannya pada tanggal 18 agustus 1945. Dari penilitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa Ki Bagus Hadikusumo merupakan tokoh dan pemimpin Islam di Indonesia. Beliau berperan dalam badan penyelidik Usaha- Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.Beliau tergolong paling gigih dalam memperjuangkan eksistensi unsur-unsur Islam di dalam dasar dan Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.Demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa,KI Bagus Hadikusumo sebagai figur dari golongan Nasionalis Islami bersedia menerima pencoretan 7 kata dalam preambule Undang- undang Dasar( Piagam Jakarta). tanpa adanya toleransi dan jiwa besar Ki bagus Hadikusumo sebagai figur dari golongan Nasionalis Islami maka mustahil Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa terwujud.