Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Nila Syarifun Nisak (STUDENT ID : kulo.nila@gmail.com)
Hanafi Hanafi (LECTURER ID : .)
Subject
Bahasa Inggris
Datestamp
2020-01-09 03:02:35
Abstract :
Menggunakan bahasa Inggris sebagai kebiasaan lebih mudah untuk dikatakan daripada diterapkan bagi mahasiswa program studi Pendidikan Guru Bahasa Inggris UIN Sunan Ampel. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang paling sering digunakan baik secara lisan maupun tulisan, hal tersebut menyebabkan Bahasa Indonesia memiliki pengaruh yang kuat terhadap Bahasa Inggris mereka. Didalam menerjemahkan teks berbahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris, terkadang mereka tanpa sadar menerapkan tata bahasa Indonesia untuk kalimat berbahasa Inggris. Apabila susunan kalimat tersebut sama, mereka akan terbantu, tetapi ketika tata bahasanya berbeda, maka mereka akan membuat kesalahan. Fenomena ini disebut sebagai grammatical transfer. Grammatical transfer adalah tepat atau tidaknya penggunaan tata bahasa yang dipelajari dipengaruhi oleh bahasa ibu atau bahasa kedua yang dimunculkan oleh seseorang yang mempelajari bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis grammatical transfer dan faktor struktural yang muncul dalam terjemahan Bahasa Inggris dari para mahasiswa tersebut. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi penjelasan terkait peran tata bahasa Indonesia terhadap bahasa Inggris dengna cara menunjukkan berbagai contoh bagi para pengajar dan pelajar. Penelitian dilakukan di program studi Pendidikan Guru Bahasa Inggris UIN Sunan Ampel dan para mahasiswa yang mengambil kelas Translation sebagai subjeknya. Khusunya, 25 mahasiswa diteliti dengan menerapkan data retention terkait dokumen hasil terjemahan mahasiswa tersebut dari peneliti sebelumnya. Sebagai data penunjang, mahasiswa juga diwawancara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif qualitatif dan pendekatan contrastive analysis untuk menguraikan data. Berdasarkan temuan data dan penjabarannya, penelitian ini menemukan terdapat 15 jenis grammatical transfer; dengan interference separuh lebih mendominasi dibandingkan dengan facilitation dalam kasus general. Secara specific, dalam facilitation terdapat 1 kasus termasuk dalam preposition, 1 to be, 1 modal, 3 conjunction, dan 1 sebagai relative pronoun. Tetapi semua temuan tersebut dapat juga dikategorikan sebagai jenis word order. Untuk interference, ditemukan 2 word order, 9 number, 2 possessive pronoun, 1 relative pronoun, 1 article/determiner, 4 verb, 8 time, tense and aspect, 3 to be, 10 preposition dan 9 sebagai adjectives and adverb. Grammatical Transfer tersebut muncul sebagai akibat dari faktor structural yang berkaitan dengan tata bahasa dari kedua bahasa. Faktor yang mendasari munculnya positive transfer adalah the same relation pattern and the same grammatical systems (relasi susunan frase, klausa atau kalimat dan sistem tata bahasa yang sama). Disamping itu, faktor yang menyebabkan terjadinya negative transfers adalah congruent systems, much common vocabulary, relatively unbound morphemes, greater phonemic bulk, different relation pattern and very different grammatical systems.