DETAIL DOCUMENT
Politik pesantren dan kesetaraan gender: pendidikan kepemimpinan santriwati di Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 1 Bahrul 'Ulum Tambakberas Jombang
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Fifit Mulyana (STUDENT ID : fifit_mulyana@yahoo.com)
Wahidah Zein Siregar (LECTURER ID : .)
Subject
Sosiologi 
Datestamp
2019-12-16 07:19:51 
Abstract :
Penelitian ini berbicara tentang pendidikan kepemimpinan santri putri yang diselenggarakan di pondok pesantren putri Al lathifiyyah 1 Bahrul ?Ulum Tambakberas Jombang. Berbagai macam kegiatan dilakukan dalam program ini mulai dari pelatihan kepemimpinan dan keorganisasian. Penelitian ini menarik diteliti karena objek dari pendidikan kepemimpinan itu diperuntukkan kepada santri putri yang berada di pondok. Ada tiga permasalahan yang hendak dikaji dalam penelitian ini 1) Apa yang melatar belakangi pendidikan kepemimpinan santriwati di Pondok Pesantren putri Al Lahifiyyah 1 Tambakberas Jombang?2) Bagaimana Bentuk Pendidikan kepemimpinan santriwati Pondok Pesantren Putri Al Lathifiyyah 1 Bahrul ? ulum Tambakberas Jombang? 3) Bagaimana pandangan santri terhadap pendidikan kepemimpinan di Pondok Pesantren Putri Al lathifiyyah 1 Bahrul ?Ulum Tambakberas Jombang? Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam,dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif, data diperoleh melalui metode observasi,wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan dua teori yaitu teori konstruksi sosial Peter L Berger dan teori feminis liberal.Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa 1) hal yang melatar belakangi pendidikan kepemimpinan santriwati adalah dilihat dari keadaan masyarakat sekitar pondok pesantren yang hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan melihat keadaan tersebut pengasuh memberikan inisiatif untuk membuat pendidikan kepemimpinan untuk menambah skiil santri dalam menghadapi tantangan masa depan.2) Pendidikan kepemimpinan memiliki 4 bentuk program yang mana program tersebut dibagi menjadi 2 program utama dan program tambahan. Program utama dalam pendidikan kepemimpinan ini terdiri dari pelatihan kepemimpinan dan pelatihan persidangan, sedangkan program tambahanya terdiri dari pelatihan bina kader da?iyah dan kajian Aswaja.3) Pandangan santri terhadap adanya pendidikan kepemimpinan ini sangat ponsitif. Mereka mampu menambah keilmuan dan wawasan baru sehingga mampu menjadi pemimpin yang baik di masa mendatang. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL