Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Imarotul Hasanah (STUDENT ID : imaroh.hasanah@gmail.com)
Damanhuri (LECTURER ID : 195304101988031001)
Subject
Metode Pembelajaran
Datestamp
2019-12-05 02:23:23
Abstract :
Dalam dunia pondok pesantren, istilah ?kitab kuning?, sudah cukup populer, yaitu kitab-kitab berbahasa Arab yang dikarang oleh ulama? masa lalu, khususnya di abad pertengahan. Terdapat beberapa metode cara membaca kitab kuning diantaranya adalah Metode Amtsilati dan Metode Al Miftah. Kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena pengalaman penulis yang pernah mengenyam pendidikan Pondok Pesantren dan didorong rasa ingin tahu, maka penulis melakukan penelitian tentang perbandingan penerapan Metode Amtsilati dan Metode Al Miftah di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Tujuan utama penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui hasil belajar santri menggunakan metode Amsilati di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, 2) Untuk mengetahui hasil belajar santri menggunakan metode Al-Miftah di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, 3) Untuk mengetahui perbandingan hasil belajar antara metode Amsilati dengan metode Al-Miftah dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning bagi santri baru di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Metode penelitian ini adalah kuantitaif. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan eksplanatif. Santri baru angkatan 2014/2015 berjumlah 400 santri sedangkan santri baru angkatan 2015/2016 berjumlah 350 santri. Santri yang dijadikan sampel adalah 76 santri, yang masing-masing tahun ajaran diambil 38 sanri. Perhitungan hasil ini menggunakan rumus statistik T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) Rata-rata nilai hasil belajar menggunakan Metode Amtsilati adalah 89,4 dari nilai sempurna yaitu 100. 2) rata-rata nilai hasil belajar menggunakan Metode Al Miftah adalah 91,1 dari nilai sempurna Metode Amtsilati adalah 100. 3) Penerapan Metode Amtsilati di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan tidak lebih efektif dari pada Metode Al Miftah dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning bagi santri baru. Hal ini dapat dibuktikan dengan menggunakan perhitungan T-test yang bernilai t stat (-1.040) < t table (0.408), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.