Abstract :
Skripsi ini berjudul ?Sejarah Perkembangan Aliran Kerokhanian Sapta Darma di Desa Balongdowo Sidoarjo Tahun 1985 ? 2015?. Adapun fokus penelitian yang dibahas dalam skripsi adalah (1) Bagaimana sejarah masuknya aliran kerokhanian sapta darma di desa Balongdowo? (2) Bagaimana perkembangan aliran kerokhanian sapta darma di desa Balongdowo? (3) Bagaimana tantangan dan respon masyarakat terhadap aliran kerokhanian sapta darma di desa Balongdowo?
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sosiologi. Metode sejarah digunakan untuk mendiskripsikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Pendekatan sosiologi digunakan untuk dapat menjelaskan perkembangan aliran kerokhanian sapta darma di Desa Balongdowo. Untuk menganalisa perkembangan Aliran Kerokhanian Sapta Darma digunakan teori Development (Perkembangan), teori yang memusatkan perhatian pada dinamika proses pembentukan, perubahan dan kemajuan dalam hidup kepercayaan orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Aliran kerokhanian sapta darma masuk di Desa Balongdowo pada tahun 1985 yang dibawa oleh seorang warga kota Bangil Pasuruan bernama Pak Kusen. (2) Perkembangan aliran kerokhanian sapta darma dapat dilihat dari kerja keras warga aliran sapta darma dengan dibentuknya sistem kepengurusan dan strategi pengembangan yang baik yaitu, Kegiatan Rutin Tentang Pembinaan, Kegiatan Khusus, Kegiatan Bidang Kemasyarakatan, Kegiatan Remaja. (3) Tantangan dan respon masyarakat terhadap aliran sapta darma yaitu masih adanya anggapan sesat, anggapan sebagai sarang penyusup komunis, sebagai kaum minoritas yang belum mendapat legalitas Negara. Terdapat beberapa respon dari masyarakat yang menerima, menolak, dan netral dengan adanya aliran kerokhanian sapta darma di Desa Balongdowo.