DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL REMAJA di SMK PGRI 3 SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Cahyono, Arief Mukti
Subject
Bimbingan Konseling 
Datestamp
2015-02-04 04:36:48 
Abstract :
Menurut Bartal mengartikan bahwa tingkah laku prososial atau tingkah laku yang menimbulkan konsekuensi positif bagi kesejahteraan fisik maupun psikis orang lain. Tingkah laku ini dilakukan secara sukarela dan menguntungkan orang lain tanpa antisipasi reward eksternal, yang meliputi menolong, membantu, membagi, dan menyumbang, memperhatikan hak dan kesejahteraan orang, serta punya kepedulian terhadap orang lain. Melihat pengertian tersebut, penulis memperkirakan bahwa pola asuh demokratis menjadi faktor penting sebagai upaya untuk menimbulkan perilaku prososial pada remaja. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dengan perilaku prososial remaja, dan hipotesis peneliti adalah ada hubungan antara pola asuh demokratis dengan perilaku prososial remaja di SMK PGRI 3 Sidoarjo. Untuk mengungkap persoalan tersebut, pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berguna untuk memeriksa fakta dan data mengenai hubungan antara pola asuh demokrasi dengan perilaku prososial remaja di SMK PGRI 3 kelas I Sidoarjo, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan Product Moment, sehingga diperoleh data tentang hubungan antara pola asuh demokratis dengan perilaku prososial. Berdasarkan dari hasil analisis data dengan menggunanakan Product Moment antara variable pola asuh demokratis dengan perilaku prososial menghasilkan korelasi (rxy) = 0,957 dan peluang galat sebesar (p) = 0,000, dengan harga p = 0,000 0,05 dengan demikian hipotesis diterima, berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara pola asuh demokratis dengan perilaku prososial pada remaja di SMK PGRI 3 Sidoarjo, yang artinya semakin tinggi pola asuh demokratis yang diterapkan oleh orang tua semakin tinggi pula perilaku prososial yang dimiliki remaja. Bagi peneliti selanjutnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas dengan memperhatikan variable lain yang dapat mempengaruhi perilaku prososial dengan menggunakan factor-faktor lain diantaranya, tipe kepribadian, lingkungan sekitar, tingkatan sosial, kepadatan suatu tempat. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL