A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionuguau0jmgaaf2cj97fo2clafj61ocpff): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

RAMA - REPOSITORY
 DETAIL DOCUMENT
ALQURAN DAN KEBEBASAN KEHENDAK MANUSIA : STUDI ANALITIS PANDANGAN BINTU SYATI’I DALAM PENAFSIRAN AYAT IRADAH DALAM BUKU MAQAL FI AL-INSAN DIRASAH QURANIYYAH
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Himawan, Faishal
Subject
Tasfir Hadis 
Datestamp
2019-06-26 01:28:30 
Abstract :
Masalah kebebasan kehendak manusia merupakan masalah yang menjadi bahan perdebatan para ulama berbagai zaman, disiplin ilmu, dan golongan. Dalam Islam, perdebatan masalah yang populer dengan istilah al-jabr wa al-ikhtiar ini dimulai oleh kalangan mutakallimin yang pada akhirnya secara garis besar memunculkan dua faham besar: al-Jabariyyah dan al-Qadariyyah. Kemunculan faham Jabariyyah dan Qadariyyah disebabkan oleh perbedaan dalam memahami ayat-ayat Alquran yang secara dhahir ayat-ayatnya dipandang menunjukkan bahwa manusia tidak mempunyai kebebasan berkehendak karena kehendak Allah mutlak, dan di bagian lain juga terdapat ayat-ayat yang dipandang menunjukkan bahwa manusia mempunyai kebebasan kehendak karena Allah tidak mungkin berkehendak buruk yang menyebabkan manusia berbuat keburukan, sehingga kebaikan dan keburukan merupakan hasil dari kehendak mutlak manusia. Terhadap perdebatan yang memunculkan dua faham yang saling bertolak belakang ini, Bintu Syati?iseorang mufassir kontemporer, memandang bahwa perbedaan dalam memahami ayat-ayat Alquran, khususnya ayat-ayat iradah, tidak bebas dari unsur persaingan antargolongan sehingga ulama dari masing-masing golongan menafsirkan dan menakwilkan ayat-ayat iradah untuk menguatkan akidah golongan, dan tanpa disadari, upaya tersebut memalingkan para mufassir terdahulu dari kaidah yang telah disepakati bersama: Alquran yufassiru ba'dhuhum ba'dhan. Melalui penelitian ini penulis mengambil judul Alquran dan Kebebasan Kehendak Manusia: Studi Analitis Pandangan Bintu Syati'i dalam Penafsiran Ayat Iradah dalam Buku Maqal Fi al-Insan Dirasah Quraniyyah yang didalamnya membahas tentang bagaimana penafsiran dan pandangan Bintu Syati'i terhadap ayat iradah, serta condong kepada faham manakah pandangan Bintu Syatiâ?? dalam panafsiran ayat iradah. Jenis penelitian ini menggunakan metode library research yaitu dengan melakukan telaah terhadap penafsiran dan pandangan Bintu Syatiâ?? terhadap ayat iradah dalam buku Maqal Fi al-Insan Dirasah Quraniyyah sebagi sumber primer serta didukung dengan data-data yang lainnya sebagai pelengkap untuk mendapat gambaran yang komprehensif. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/rama/public_html/application/cache/sessions)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: