DETAIL DOCUMENT
Implementasi metode Takrir dalam menghafal Al Quran di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Eli Ernayanti (STUDENT ID : --)
Subject
Metode 
Datestamp
2018-10-23 02:39:06 
Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi Metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an di Pon-Pes Madrasatul Qur'an Tebuireng. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan dari teman-teman baik yang sedang menghafal Al-Qur'an maupun yang sudah hatam Al-Qur'an. Mereka merasa kesulitan dalam menghafal dan melancarkan Al-Qur'an. oleh karena itu perlu penerapan metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an yang mana metode ini adalah sebagai upaya memperbaiki, menjaga hafalan yang sudah pernah dihafal agar tetap melekat dalam hati. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diambil rumusan masalah : (1) Bagaimana proses penerapan metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an. (2) Apa saja factor penghambat dan pendukung penerapan metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an. (3) Bagaimana solusi dalam mengatasi hambatan penerapan metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an di Pon-Pes (Madrasatul Qur'an) Tebuireng. Berpijak pada rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode menghafal Al-Qur'an melalui metode Takrir menghafal Al-Qur'an. Dalam hal ini peneliti menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, tehnik pengumpulan data menggunakan metode interview, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisa data menggunakan teknik induktif, deduktif, perfective thingking. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Proses implementasi Metode Takrir dalam menghafal Al-Qur'an di Pondok-Pesantren Di PPMQ Tebuireng sudah berjalan dengan baik, hal ini berdasarkan pada adanya realita bahwa seluruh proses penerapan menghafal Al-Qur'an telah dilaksanakan dengan menggunakan metode Takrir. Namun masih belum sempuna, terlihat dengan adanya beberapa hambatan (2) Faktor penghambat dan pendukung antara lain: kurang bisa manage waktu, kurang menyadari manfaat metode tersebut, serta kurangnya istiqomah dalam metode tersebut. Adapun faktor pendukung: sarana dan prasarana yang memadai, kebijakan dari pengasuh untuk pengembangan kreatifitas ustad dan santri. (3) Solusi dalam mengatasi hambatan penerapan metode Takrir yaitu: Management waktu, pemahaman dan motivasi pentingnya metode Takrir dalam proses menghafal Al-Qur'an, mengabsensi dan mengevaluasi hafalan santri. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL