Abstract :
Inteligensi adalah salah satu factor indugen dalam belajar, karena factor ini
mempengaruhi prsoses dan hasil dari belajar. Inteligensi berhubungan dengan
kejiwaan rohaniah seseorang, inteligensi dapat di tingkatkan melalui latihan dan
proses khusus.
Membaca merupakan urat nadi pendidikan, membaca merupakan kemampuan
yang kompleks, kita membaca berupaya merubah lambing-lambang yang dilihat
menjadi lambing-lambang yang bermakna bagi pembaca. Pembaca bahasa arab
berupaya memahami tulisan bahasa tersebut dengan mempertimbangkan kedudukan
nahwu sharaf suatu kata atau kalimat dengan mengerahkan kemampuan berpikirnya.
Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah bertujuan untuk : (1) mengetahui
tingkat inteligensi siswa, (2) mengetahui kemampuan siswa membaca tulisan bahasa
arab tanpa syakal, (3) mengetahui korelasi yang antara antara tingkat inteligensi dan
kemampuan siswa membaca tulisan bahasa arab tanpa syakal.
Untuk mendapatkan data tentang masalah tersebut, peneliti mengunakan metode
wawancara, observasi, angket, dokumentasi. Adapun untuk analisa data peneliti
memakai kuantitatif yang mengunakan rumus Mean dan Produk Moment.
Setelah mengadakan penelitian dan menganalisanya, maka peneliti dapat menarik
kesimpulan bahwasanya inteligensi (IQ) siswa madrasah Drut Taqwa adalah normal
(91,36), dan kemampuan siswa membaca tulisan bahasa arab tanpa syakal adalah
cukup (7,13), sedangkan korelasi antara 2 variabel tersebut adalah kuat (0,64).