Abstract :
Pada hakikatnya di sekolah-sekolah seringkali kedisiplinan guru yang seharusnya menjadi contoh, tauladan sikap dan perilaku siswanya serta membantu siswa dalam meningkatkan motivasi aktifitas belajarnya, hanya merupakan suatu sikap yang dipaksakan oleh guru guna mendapatkan perhatian dari atasannya (kepala sekolah). Hal ini perlu disadari oleh setiap guru bahwa kedisiplinan yang baik mengandung pula kesadaran atau tujuan yang dicapai oleh sekolah yaitu mewujudkan dan memelihara suasana proses belajar mengajar yang efektif.
Salah satu masalah utama adalah kedisiplinan yang dihadapi oleh guru adalah: masalah bagaimana seorang guru mampu memberikan pengarahan tentang segala perasaan dan tindakan seseorang dalam suatu kelas untuk mewujudkan dan memelihara proses belajar mengajar yang efektif dan efisien yang sekaligus dapat memotivasi belajar siswa serta mengembangkan minat belajar siswanya. Hal ini peranan guru dalam menegakkan kedisiplinan merupakan modal besar bagi perkembangan siswa dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN Wringinagung 02 Jombang. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah semua guru dan sebagian siswa kelas I - VI SDN Wringin Agung II Jombang Jember.
Instrumen atau metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data adalah metode angket sebagai metode pokok dalam memperoleh data responden tentang sikap kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa di SDN Wringinagung 02 Jombang.. Metode interview digunakan sebagai penunjang untuk memperoleh data di lapangan tentang latar belakang obyek. Metode observasi dijadikan sebagai pelengkap dalam menggali data-data yang belum diperoleh dari metode angket dan metode interview. Teknik analisis yang telah terkumpul adalah teknik analisis statistik dengan rumus Chi Kwadrat diteruskan dengan rumus KK
Dari proses penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa Ada pengaruh cukup kedisiplinan guru terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri Wringinagung 02 Kecamatan Kombang Kabupaten Jember.