Abstract :
Skripsi ini hasil kajian bibliograpy research terhadap. Permasalahan yang ingin dijawab adalah mengapa harian umum duta masyarakat menggunakan rublik khasanah pondok pesantren sebagai media berdakwah (analisis hermeneutika). Tehnik yang dipakai dalam analisis data pada penelitian ini adalah diskriptif analisis dan deduktif. Dan pengumpulan datanya dilakukan dengan metode bibliograpy research. Dalam menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis hermeneutika dalam prespektif wilhem dilthey dengan paradigma erlebnis. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa berdakwah tidak memandang media apa yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan tuhan, tetapi bagaimana kita sebagi umat Islam bisa mengambil nilai-nilai yang signifikan dalam berkehidupan dan islam sendiri memandang bahwa berdakwah semacam ini merupakan transfer knowledge dalam rangka penyelarasan pemahaman dari isi pesan yang disampaikan. sedangkan hermeneutika dalam koridor erlebnis dimana kita melihat pengaruh interpretasi didalam teks. Bagian-bagian dalam rublik pondok pesantren di harian umum duta masyarakat kita tempatkan dalam keseluruhan yang ada pada rublik sedangkan keseluruhan teks dapat kita mengerti dengan bertitik tolak pada bagian-bagian teks itu sendiri, dalam hal ini teks rublik. Sebenarnya secara kodrati bahwa manusia hidup didunia tidak lain untuk berdakwah. Bertitik tolak dari penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi efektifitas dakwah di rublik pondok pesantren oleh harian umum duta masyarakat (analisis hermeneutika) adalah; secara pemberitaan, hendaknya berita-berita yang berkaitan dengan persoalan dakwah lebih diutamakan sebagai bagian dari interpretasi pesan tuhan dan hendaknya lebih sistematis sehingga menjadi acuan bagi semua kalangan.