DETAIL DOCUMENT
Strategi politik Caleg dalam Pemilu 2009: studi kasus tentang kemenangan dan kekalahan Caleg PKB di Dapil I Kabupaten Sidoarjo
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Nielma Farida (STUDENT ID : --)
Subject
Politik Islam 
Datestamp
2018-01-23 07:17:21 
Abstract :
Strategi politik digunakan untuk menciptakan kekuasaan yang diinginkan para politisi untuk merebut kekuasaan di dewan parlemen. Strategi politik ini biasa digunakan pada masa kampanye untuk memperoleh suara dari masyarakat, sehingga masyarakat dapat terpengaruh dengan propaganda yang digunakan para caleg. Rumusan masalah yang diteliti adalah pertama bagaimana strategi politik caleg PKB yang menang dalam pemilu tahun 2009 di Dapil I kabupaten Sidoarjo dan kedua bagaimana strategi politik caleg PKB yang kalah dalam pemilu tahun 2009 di Dapil I kabupaten Sidoarjo. Kerangka teoritik yang digunakan adalah strategi politik, jenis strategi politik, perencanaan konseptual strategi politik, pendekatan strategi politik, pemilu, sistem pemilu, tujuan dan hakikat pemilu. Perencanaan konseptual strategi politik meliputi, merumuskan misi, penilaian situasional dan evaluasi, perumusan sub-strategi, perumusan sasaran, target image (citra yang diinginkan), kelompok-kelompok target, pesan kelompok target, instrumen-instrumen kunci, implementasi strategi, dan pengendalian strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Setting penelitian adalah Dapil I Kabupaten Sidoarjo. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer merupakan hasil wawancara bersama 5 orang informan yang terdiri dari caleg PKB yang menang dan yang kalah di Dapil I Kabupaten Sidoaarjo. Sedangkan sumber data sekunder dari buku, browsing. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara in-depth interview dan dokumentasi. Analisa data menurut Miles dan Habermes melalui reduksi, penyajian data dan menarik kesimpulan. Temuan penelitian ini adalah pertama, strategi politik caleg yang menang dalam menerapkan perencanaan konseptual mulai dari merumuskan misi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menciptakn image yang baik, mengetahui kekuatan yang dimiliki, menutupi kelemahan dengan kekuatan dan money politic sehingga mendapat simpati dan dukungan dari masyarakat Sidoarjo. Kedua, strategi politik caleg yang kalah hampir semua misi yang digunakan sama dengan lawannya, image yang diciptakan kurang mendalam, kekuatan dan kelemahan dapat diketahui oleh lawannya, meremehkan pesaing dan menggunakan money politic tapi dibawah caleg yang menang sehingga kurang menarik simpati dan dukungan masyarakat untuk memilih. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL