Abstract :
Dalam Islam Munafik dalam Al-Quran adalah salah satu pembahasan dalam al-Quran karena Munafik dalam Al-Quran akan berpengaruh bagi kehidupan manusia. Munafik pada dasarnya salah satu pokok khususnya agar manusia bisa menjauhi orang munfik dan tidak mengikuti perkataan mereka, sehingga orang munafik dapat berinteraksi untuk mengelabui orang lain. Kajian penulisan ini banyak-banyak pada Q.S. al-Baqarah (2):8, al-Ahzab (33):23, al-An-Nur (24):47. Dalam kaitan ini, penelitian ini berbentuk Library Research untuk menjawab bagaimana penafsiran Munafik dalam al-Quran menurut Quraish Shihab dalam tafsir al-Mishbah dan menurut Musthafa al-Maraghi dalam tafsir al-Maraghi. Untuk mencapai tujuan yang dikemukakan, maka sumber data yang diperoleh melalui kitab-kitab, buku-buku, dan leteratur atau kajian pustaka yang ada kaitannya dengan masalah yang akan dibahas. Setelah terkumpul, langkah selanjutnya adalah melakukan pengkajian teks kedua mufassir tersebut kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menyimpulkan, bahwa Munafik dalam al-Quran adalah berkaitan dengan masalah jiwa dan raga manusia. Menurut Quraish Shihab, Munafik adalah karakteristik munafik dapat dibagi dalam: segi aqidah (kepercayaan) yaitu: berbicara dusta atau mengakui secara lisan saja tetapi dalam hatinya tidak.