Abstract :
Kepuasan kerja mempengaruhi tingkat kedisiplinan karyawan, artinya jika kepuasan diperoleh dari pekerjaan maka kedisplinan karyawan baik. Sebaliknya jika kepuasan kurang tercapai dari pekerjaannya maka kedisiplinan karyawan rendah. Jadi kepuasan kerja karyawan merupakan kunci pendorong moral, kedisiplinan dan prestasi kerja karyawan dalam mendukung terwujudnya tujuan perusahaan Masalah yang diteliti yaitu 1). Adakah korelasi antara tingkat kepuasan kerja dengan kedisiplinan karyawan pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah Amanah Ummah Surabaya dan 2). Jika ada, seberapa besar korelasi antara tingkat kepuasan kerja dengan kedisplinan karyawan pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah Amanah Ummah Surabaya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi antara tingkat kepuasan kerja dengan kedisiplinan karyawan pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah Amanah Ummah Surabaya dan Untuk mengetahui seberapa besar korelasi antar tingkat kepuasan kerja dengan kedisiplinan karyawan pada Koperasi Jasa Keuangan Syariah Amanah Ummah Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yaitu mengukur data berupa angkaâ??angka. Dengan terlaksanakannya penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan rumus korelasi product moment, di dapat rxy ditemukan sebesar 0,999 dan rt sebesar 0,514 pada taraf signifikan 5%, sedangkan pada taraf signifikasi 1% sebesar 0,641. Karena rxy lebih besar dari pada rt (0,999 0,514 dan 0,641) maka HO ditolak dan HI¬ diterima, artinya bahwa ada hubungan secara signifikasikan antara kepuasan kerja dengan kedisiplinan karyawan