DETAIL DOCUMENT
Penanganan gelandangan dan pengemis (GEPENG) di Liponsos Keputih oleh dinas sosial kota Surabaya
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Isfihana, Dewi Rulyani
Subject
Dakwah, Media 
Datestamp
2019-04-09 03:51:33 
Abstract :
Ada tiga aspek penting yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu : Pertama, proses penanganan gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang dilakukan oleh Dinas sosial Keputih Surabaya. Kedua, faktor pendorong dan penghambat dalam penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng) oleh Dinas sosial Keputih Surabaya dan Ketiga apa relevansi penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng) oleh Dinas sosial Keputih Surabaya dengan Dakwah pengembangan masyarakat Islam. Untuk mengungkap permasalahan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, peneliti menggunakan metode kualitatif yang berguna memberikan fakta dan data mengenai proses penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Liponsos Keputih oleh Dinas Sosial kota Surabaya, kemudian data tersebut dianalisis secara kritis.Dalam penelitian ini diungkapkan bahwa upaya penanganan yang dilakukan oleh dinas sosial terhadap gelandangan dan pengemis adalah dengan cara memberikan bimbingan-bimbingan dan pelatihan, diantaranya adalah bimbingan mental, bimbingan kesehatan, bimbingan keagamaan, bimbingan ketertiban. Serta pelatihan handycraft dan berkebun.Sedangkan yang menjadi faktor pendorong dalam proses penanganan ini adalah: 1). Mendapatkan dukungan dari banyak pihak, terutama masyarakat. 2). Mempunyai pelatih yang sesuai dengan bidangnya. 3). Mempunyai ruangan tersendiri untuk melakukan setiap kegiatan, serta 4). Lahan yang luas untuk pelatihan berkebun. Sedangkan faktor penghambatnya adalah : 1). Terbatasnya jumlah pegawai dinas sosial. 2). para gelandangan dan pengemis (gepeng) kurang semangat dalam mengikuti kegiatan. 3). Minimnya dana dari pemerintah.Adapun relevansinya dengan dakwah pengembangan masyarakat Islam adalah bahwasanya Dinas Sosial telah melakukan upaya-upaya penanganan dalam bentuk pemberdayaan terhadap para gelandangan dan pengemis (gepeng) dengan tujuan untuk memberdayakan mereka, merubah pola pikir mereka agar tidak selalu bergantung kepada orang lain, menggali potensi yang ada pada diri mereka yang intinya adalah menjadikan mereka berdaya dan menjadikan mereka masyarakat yang sejahtera lahir batin. Dan ini sesuai dengan tujuan dari dakwah pengembangan masyarakat yaitu mengajak kepada kebaikan dan meninggalkan kemungkaran dan berorientasi kepada kesejahteraan lahir dan batin. Yang direncanakan sebagai usaha membenahi kehidupan sosial bersama masyarakat agar penindasan dan ketidakadilan tidak ada dalam kehidupan masyarakat. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL