Abstract :
Permendiknas No.22 tahun 2006 menjelaskan menjelaskan tujuan pembelajaran matematika diantaranya: (1) Siswa dapat memahami konsep matematika, (2) Menggunakan penalaran, (3) Memecahkan masalah,(4) Mengomunikasikan gagasan,(5) memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. Untuk mencapai tujuan pembelajaran matematika tersebut maka pemilihan pendekatan pembelajaran untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa sangat penting. Pendekatan realistik dengan langkah-langkah kooperatif sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika dalam permendiknas nomor 22 tahun 2006 dan membuat siswa terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Hal tersebut menarik peneliti untuk mencoba mengembangkan perangkat pembelajaran matematika MTs dengan pendekatan pembelajaran RESIKO (RME Setting Kooperatif) pada pokok bahasan perbandingan senilai. Pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan modifikasi model thiagarajan 3D (define, design, dan develop). Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, lembar keterlaksanaan sintaks pembelajaran, lembar angket respon siswa, tes hasil belajar.
Dari hasil penelitian tersebut diperoleh dengan kevalidan RPP sebesar 4,04 ; kevalidan buku siswa sebesar 4,28 dan kevalidan LKS sebesar 3,37.Yang berarti perangkat tersebut telah valid dan layak digunakan. Perangkat pembelajaran yang digunakan juga memenuhi kriteria keefektifan yang meliputi: aktifitas guru, aktifitas siswa, respon siswa, sintaks pembelajaran, dan hasil belajar. Kata Kunci: Realistik, kooperatif, perangkat pembelajaran, aktifitas guru, aktifitas siswa, respon siswa, sintaks pembelajaran, dan hasil belajar.