Abstract :
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran dipelajari siswa dijenjang pendidikan formal mulai dari tingkat SD sampai SMA. Guru perlu mencari pendekatan pembelajaran yang bisa membangkitkan motivasi belajar siswa yaitu dalam teori belajar bermaknanya dari David Ausubel adalah Advance Organizer. Advance Organizer ini merupakan alat yang dapat menjembatani informasi atau ide baru denganmateri yang telah diterima oleh siswa. Dalam penerapannya Aavance Organizer ini juga dibantu dengan peta konsep. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII-D SMP NEGERI 3 Taman Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah.(1) mengetahui aktifitas siswa selama menggunakan model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep pada materi pecahan. (2) mengetahui kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran advance organizer dengan peta konsep pada materi pecahan.(3) mengetahui penerapan model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep pada materi pecahan terhadap ketuntasan belajar siswa.(4) mengetahui respon siswa setelah kegiatan pembelajaran advance organizer dengan peta konsep pada materi pecahan. Data penelitian ini adalah data kualitatif digunakan untuk menjawab aktifitas siswa, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran serta respon siswa sedangkan data kuantitatif digunakan untuk ketuntasan belajar siswa Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa untuk aktifitas siswa aktif sebesar 80,45% dan aktifitas tidak aktif sebesar 19,60%. Untuk kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran 3,34%. Untuk ketuntasan belajar siswa dikatakan tuntas secara klasikal sebesar 86,2%. Sedangkan untuk respon siswa dikatakan positif sebesar 83,06% lebih