DETAIL DOCUMENT
GAYA KOMUNIKASI PENGHUNI PANTI ASUHAN DENGAN MASYARAKAT GOGOR WIYUNG SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Setiawan, Zoeke
Subject
Komunikasi 
Datestamp
2015-04-10 02:56:59 
Abstract :
Dalam penyusunan skripsi ini hal yang dikaji oleh penulis adalah tentang gaya komunikasi penghuni panti asuhan darul musthofa dengan masyarakat gogor gg 5 kec. Wiyung Surabaya. Dimana mengkaji gaya penyampaian pesan ke masyarakat sekitarnya. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam maka digunakan teknik metode deskriptif yang berguna memberikan fakta dan data mengenai gaya komunikasi yang terjalin antara para penghuni panti asuhan darul musthofa dengan masyarakat gogor 5 yaitu dilihat dari cara mereka berdialog dan menyampaikan pesan ke masyarakat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1) Gaya komunikasi the controlling style dimana penghuni panti asuhan dengan masyarakat dijumpai adanya gaya komunikasi berbeda-beda yaitu jawa dimana cara penyampaian pesan anak jawa itu dengan mengatur perilaku dan tanggapan orang lain dalam arti perilaku komunikasi yang bersifat mengendalikan ini, ditandai dengan adanya satu kehendak atau maksud untuk membatasi, memaksa dan mengatur perilaku, pikiran dan tanggapan orang lain. Anak-anak yang menggunakan gaya komunikasi ini dikenal dengan nama komunikator satu arah atau one-way communicators. (2) gaya komunikasi The equalitarian style dimana anak-anak panti asuhan yang dari Madura cara penyampaian pesan ke masyarakat secara terbuka dalam aspek penting gaya komunikasi ini ialah adanya landasan kesamaan. Artinya setiap anak-anak panti asuhan dapat mengungkapkan gagasan ataupun pendapat dalam suasana yang rileks, santai dan informal. Dalam suasana demikian, memungkinkan setiap anak-anak panti asuhan mencapai kesepakatan dan pengertian bersama. (3) gaya komunikasi the Relinquishing Style ini anak-anak panti asuhan lebih mencerminkan kesediaan untuk menerima saran, pendapat ataupun gagasan orang lain, dari pada keinginan untuk memberi perintah. Bertitik tolak dari penelitian tersebut beberapa saran yang diperkirakan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi peningkatan gaya komunikasi antara penghuni panti asuhan dengan masyarakat sekitar adalah (1) anak-anak penghuni panti asuhan hendak berkomunikasi gunakanlah komunikasi yang efektif. (2) masyarakat juga harus memahami cara berfikir mereka karena gaya komunikasi sangat penting dalam penyampaian pesan. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL