DETAIL DOCUMENT
Nilai-nilai Islam dalam cerita Walisanga pada pagelaran wayang kulit lakon lahirnya Sunan Giri di Desa Manyar Kecamatan Sekaran Lamongan melalui media video
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Imam Wahyudi (STUDENT ID : A02207012)
Subject
Budaya - Agama 
Datestamp
2022-06-15 08:13:41 
Abstract :
Salah satu unsur kebudayaan Jawa adalah kesenian wayang kulit yang merupakan peninggalan Hindu-Budha yang sudah mengalami proses Islamisasi. Pada masa Islam berkembang di jawa pertunjukan wayang masih berjalan, para wali songo telah membentuk tokoh-tokoh wayang agar tidak menyalahi ajaran islam. Para wali songo tidak menghapus kesenian wayang yang merupakan peninggalan Hindu-Budha itu, tetapi sebaliknya, wayang digunakan sebanyak mungkin sebagai strategi dakwah Islam. Sehingga dalam pagelaran wayang kulit terdapat banyak nilai-nilai Islam yang terkandung Melihat latar belakang diatas penulis dalam skripsi ini mengambil judul Nilai-Nilai Islam Dalam Cerita Walisanga Pada Pagelaran Wayang Kulit Lakon Lahirnya Sunan Giri di Desa Manyar Kecamatan Sekaran Lamongan Melalui Media Video.. Adapun fokus permasalahan yang dikemukakan adalah : Bagaimanakah nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam cerita Walisanga pada Pagelaran Wayang kulit?. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode deduksi, yaitu pembahasan yang terangkat dari pengetahuan yang bersifat umum, dan bertitik tolak pada pengetahuan umum dari beberapa nilai Islam yang terkandung kemudian ditarik menjadi suatu kejadian khusus yang mana diuraikan lebih detail. Hasil Penulisan ini ini menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam pagelaran wayang kulit ini adalah: Nilai aqidah yang pada khususnya membahas tentang rukun iman, dan yang kedua ialah nilai ibadah yang pada intinya tentang Syariah Islam yang membahas tentang Shalt Tahjjud dan larangan meminum minuman keras, dan yang ketiga ialah nilai tasawuf yang membahas tentang tingkatan tasawuf yang berupa tingkatan makrifat. Dalam penulisan ini menunjukkan bahwa peran Walisanga dalam penyebaran Islam di Jawa sangat berhasil dengan menggunakan beberapa metode yaitu: Berdakwah melalui jalur keluarga/perkawinan, mengembangkan pendidikan pesantren, mengembangkan kebudayaan Jawa, melalui sarana dan prasarana yang berkaitan dengan ekonomi rakyat, menggunakan sarana politik. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL