DETAIL DOCUMENT
Peningkatan kemampuan menghitung Operasi Hitung Campuran melalui model pembelajaran Open Ended pada siswa Kelas IV SDI Ababil Sukodono Sidoarjo
Total View This Week0
Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Katrien Rohmartiningsiwi (STUDENT ID : katriencahyanandaru@gmail.com)
Subject
Matematika 
Datestamp
2019-02-26 04:01:19 
Abstract :
Kemampuan menghitung pada materi operasi hitung campuran siswa kelas IV SDI Ababil masi belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kurangnya media pembelajaran, proses pembelajaranya hanya menggunakan metode ceramah. Menanggapi hal tersebut maka akan dilaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran open ended. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui penerapan Model pembelajaran open ended pada materi operasi hitung campuran, (2) Mengetahui peningkatan kemampuan menghitung pada siswa kelas IV SDI Ababil Sukodono Sidoarjo setelah mengunakan Model pembelajaran open ended. Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan Model pembelajaran open ended dalam rangka meningkatkan kemampuan menghitung pada materi operasi hitung campuran pada siswa kelas IV SDI Ababil Sukodono Sidoarjo, (2) Bagaimana peningkatan kemampuan menghitung operasi hitung campuran pada siswa kelas IV SDI Ababil Sukodono Sidoarjo setelah mengunakan Model pembelajaran open ended. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Kurt Lewin yang menyatakan bahwa dalam satu siklus terdiri atas empat langkah pokok, yaitu: 1. Perencanaan, 2. Tindakan, 3. Observasi, 4. Refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDI Ababil Sukodono Sidoarjo, dengan jumlah 28 siswa. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dengan menggunakan instrumen lembar aktivitas guru dan lembar aktivitas siswa,tes kemampuan menghitung dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran open ended daat meningkatkan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran matematika, dapat dikatahui skor aktivitas guru meningkat pada siklus I sebesar 75 menjadi 93,75 pada siklus II, sedangkan persentase aktivitas siswa dari 70% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II, (2) Model pembelajaran open ended dapat meningkatkan kemampuan menghitung matematika, Hal ini ditunjukkan dengan persentase ketuntasan kemampuan menghitung pada siklus I mencapai 73,57% dan pada siklus II mencapai 100%, dengan rata-rata kelas pada siklus I sebesar 84,28% dan rata-rata siklus II sebesar 88,9%. 
Institution Info

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL