Abstract :
Pribadi terkemuka seorang yang alim lagi mengamalkan ilmunya, seorang shaleh yang tenggelam dalam mencintai Allah dan Rasulnya. Namanya adalah: Abu Abdillah Muhammad bin Sa’id bin Hammad bin Abdillah Bin Al-Shonhajy Al-Busyiry al-Misry, asal keturunan dari Maqhrib (maroko) dari Qol’ah Hammad, dari suku yang di kenal dengan Bani Habnun, beliau di lahirkan di daerah Dalas pada hari selasa tanggal 1 syawal 608 H, dan ayah beliau berasal dari mesir daerah Busyir, Salah satu desa Mesir atas (mesir pedesaan).
Ilmu badi’ adalah salah satu cabang ilmu balaghah, ilmu badi’ membahas tentang keindahan- keindahan lafadz dan ma’na yan terkandung dalam kalam bahasa arab. Ilmu badi’ mempunyai dua cabang yaitu keindahan lafadz dan keindahan makna
pada kajian kali ini penulis menggunakan ilmu badi’ sebagai pendekatan dalam membahas qosidah Imam Busiry, oleh karena itu, pada kesempatan ini , penulis mengkaji keindahan-keindahan yang terdapat pada beberapa qosidah beliau . setelah melakukan pengkajian yang mendalam, penulis menemukan beberapa unsur keindahan lafadz seperti sajak ) dan jinas( maupun keindahan makna seperti tibaq dan jama’.
Dalam penelitian ini dapat di simpulkan bahwa qosidah-qosidah Imam Busiry mengandung beberapa unsur keindahan lafadz dan keindahan makna seperti yang telah telah di jelaskan di atas.
Demikian hasil penelitian , penulis berharap agar ada kritik yang membangun agar penulisan ini sesuai dengan standar penulisan ilmiyah dan khususnya bagi penulis.