Institusion
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
Author
Kuroniyah, Wiwin Suhrotul
Subject
Arab
Datestamp
2015-03-06 08:25:35
Abstract :
Sudah tidak diragukan lagi bahwa Nawal El Saadawi adalah seorang Novelis feminis kontemporer Mesir yang radikal dan revolusioner. Cerpennya yang berjudul Tragedi Seorang Fathiyah salah satu karyanya, terfokus pada biografi Fathiyah, tokoh yang diciptakan Nawal. Kisah Fathiyah melukiskan apa artinya menjadi perempuan di tengah masyarakat patriarki, menjadi perempuan harus mengalami kekerasan, penindasan dan ketidakadilan sepanjang hidup. Oleh karena itu peneliti mengambil judul Citra Perempuan dalam Cerpen Tragedi Seorang Fathiyah dengan menggunakan analisis strukturalisme, yaitu memaparkan secermat mungkin fungsi dan keterkaitan antar berbagai unsur karya sastra yang secara bersama menghasilkan sebuah karya sastra yang utuh, sehingga dalam penelitiannya, peneliti tidak saja menganalisis unsur pembangun yang berasal dari dalam saja (intrinsik), akan tetapi peneliti juga akan menganalisis hal-hal yang berada diluar karya sastra (ekstrinsik) yang mempengaruhi pembentukan Cerpen itu sendiri. Adapun unsur ekstrinsik akan difokuskan pada analisis kritik sastra feminis yang merupakan cabang dari sosiologi sastra.
Adapun tujuan dalam pembahasan ini adalah untuk mengungkap unsur pembangun dan citra perempuan yang disebabkan ketidakadilan jender yang dialami perempuan yang ada dalam Cerpen Tragedi Seorang Fathiyah. Sehingga fokus permasalahan yang dibahas pada skripsi ini adalah: (i) Apakah yang dimaksud dengan analisa intrinsik dalam Cerpen Tragedi Seorang Fathiyah? (ii) dan Bagaimana citra perempuan yang terkandung dalam Cerpen Tragedi Seorang Fathiyah karya Nawal El Saadawi?. Berkenaan dengan ini, dalam penelitian literatur ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mengemukakan pandangan para tokoh, lalu menta’liq pandangan tersebut dan mengemukakan pandangan peneliti sendiri untuk menggambarkan hal-hal yang terkait dengan penelitian ini, dan dalam penjelasannya digunakan metode Induksi yaitu pengambilan kesimpulan dimulai dari pernyataan khusus menuju pada kesimpulan yang bersifat umum dan Deduksi yaitu pengambilan kesimpulan dimulai dari pernyataan yang bersifat umum untuk kemudian ditarik pada persoalan yang bersifat khusus dan spesifik.
Setelah menganalisa Cerpen, peneliti menyimpulkan bahwa citra perempuan dalam Cerpen Tragedi Seorang Fathiyah adalah sebuah cermin keadaan sosial modern dimana perempuan hidup dibawah kekuasaan laki-laki, penokohan fathiyah dalam cerpen ini adalah gambaran perlawanan terhadap budaya patriarki untuk memperoleh hak, keadilan dan kebebasan dalam segala segi kehidupan.